Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

cibir Hafiz. Alfa menendang kaki Hafiz. Hafiz mengaduh kesakitan. “Lemah! Ditendang dikit aja udah kesakitan. Gimana mau mengayomi masyarakat?” “Dih, bawa-bawa masyarakat pula!” Hafiz ngedumel. “Kira-kira udah selesai didinginin belom ya, cokelat yang kita buat tadi?” tanyaku tiba-tiba.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as hard part
Read
+Library
Half You

Half You

But every touch is oh la-la-la Tapi setiap sentuhan adalah oh la-la-la It's true la-la-la Adalah benar la-la-la Ooh, I should be runnin ooh you keep me coming for ya Ooh, aku harus berlari ooh kau membuat selalu datang untukmu Rubby mengedipkan mata saat dilihatnya seorang pria baru saja masuk kedalam Bar dan duduk dengan tersenyum sedikit kearahnya, sedikit tapi membuat seluruh tubuh Rubby bergetar dan ingin meneriakan nama pria pujaannya itu.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 398 Times as hard part
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kekuatannya yang tak sebanding dengan Dio membuat selalu tersudut dan tak mampu memberi perlawanan lebih. Di sini!! Ditempat ini! Gudang sekolah yang khas akan kegelapan dan menjadi tempat tikus bersemayam selama ini. Kini, tempat ini menjadi mimpi buruk bagi Agatha. Dio yang telah lepas kontrol, merobek bajunya, menjambak rambutnya dan tak henti mencumbunya. "KUMOHON JANGAAAN!!!" rintih Agatha di sisa tenaga yang dimilikinya.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as hard part
Read
+Library
Complicated

Complicated

Katanya lagi, kali ini dengan nada memerintah yang keras. Sedikit tersentak saat sadar akan siapa sosok yang sedang ia hadapi, adik dari bos di club malam tempat ia bekerja. Cukup mengenal Harsa sebagai pribadi keras kepala dan arogan membuatnya tau jika Harsa mampu melakukan apapun yang dia mau. Karena tak ingin membuat masalah dengan resiko kehilangan pekerjaan, perempuan itu pun kemudian bangkit dari duduknya, sengaja menarik nafas dalam untuk menahan kesal. "Keterlaluan kamu." Ujarnya, sebelum beranjak pergi dari ruangan itu.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as hard part
Read
+Library
HURT

HURT

Apakah hal itu bisa dilakukan dengan mudah, seperti kita membalikkan telapak tangan? Tidak. Itu tidak mudah. Joon sangat tahu itu. KLONTANG!!! Bunyi itu menggema ke seluruh ruangan ketika Joon melemparkan kaleng bir-nya ke lantai. Cairan dari dalam kaleng itu memercik ke mana-mana. Joon kembali mengeluarkan satu kaleng bir dari lemari es, meminum isinya dengan kalap, lalu melemparkannya lagi ke lantai. Ia terus melakukan hal itu hingga kaleng kelima dan kemudian tubuhnya merosot ke lantai, terduduk di sana dengan punggung bersandar ke pintu lemari es. Pandangannya kosong.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as hard part
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Ia terkekeh kecil. "Gue mau nerusin kekayaan orang tua gue karena gue bangga akan hasil kerja keras mereka, bukan pergi dengan laki yang derajatnya rendah buat mulai dari awal. Persetan setia, gue nggak akan kemakan sama setia." Baskara masih diam.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as hard part
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

balas Paman yang masih sibuk mencium aroma tubuhku. Sungguh, aku begitu bingung sekarang dan mencoba untuk menjauhkan tubuh Paman dariku. Tapi, itu begitu sulit, serasa tak memiliki tenaga sama sekali. Lalu, aku harus bagaimana? Tidak mungkin aku menikmatinya, bukan? Pasti aku sudah gila bila menerimanya. “P-paman, lepaskan ….”
3.8K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as hard part
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Aku tak mengerti apa yang aku rasakan, tapi yang pasti aku tidak mau berharap lebih dari sosok Gio. Aku bersyukur akhirnya satu persatu harapanku bisa tercapai. Aku bisa membeli sebuah rumah, motor, dan juga bisa menyekolahkan adikku. Akankan Gio akan bersatu dengan Clarissa??? Mereka akan menjalani perjalanan yang cukup lika liku penuh dengan kesabaran.
2.3K viewsOn holdAdded to Library 49 Times as hard part
Read
+Library
Tidak Semudah itu Melupakanmu

Tidak Semudah itu Melupakanmu

Bola mata Vanesa melotot tajam ke arah Iren. “Gua tidak mau lu menyebarkan video tadi, berikan hapenya padaku.” Vanesa menolak, lalu menepis tangan Iren yang mencoba merebut ponsel miliknya. Melihat Damian diam dengan bigung Iren pura-pura jatuh. “Sayang dia mendorongku.” Tanpa pikir panjang Damian memberinya tamparan keras. Pak! “Aku sudah katakan padamu dia sedang hamil. Apa kamu ingin membunuhnya?”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as hard part
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status