SUSAN... OOH SUSAN
Ukurannya seperti buah apel, pas untuk ukuran tubuh Susan yang mungil.
Tangan Lucky yang di paha Susan kini berpindah ke punggung Susan, menahan punggung itu agar tidak bergerak, karena ternyata Lucky merasa sangat dahaga hanya kerena melihat buah itu bergerak naik turun, dan dengan sigap, Lucky menjangkau ujung buah persik itu. Melumatnya lembut, meski Susan sempat menggeliat, dengan rasa terkejut. Namun karena Susan benar-benar ingin segera membuat Lucky tenang, dia terus berpacu dengan segala perasaannya, mengabaikan rasa tidak nyaman pada kedua ujung buah dadanya.
Hot Chapters