Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Hati Harus Kembali Terbagi

Saat Hati Harus Kembali Terbagi

Hancur hatinya saat tau sang putri diceraikan secara tak hormat oleh laki-laki yang hanya berani menikahinya secara sirih. Semua orang ikut merasakan kesedihan Rosidin. Narti ikut tergugu disisi suaminya. Widya mencoba menenangkan keduanya. Raut kesedihan tak bisa wanita itu sembunyikan, meski ia tak pernah suka dengan Nayma. "Maafkan aku atas kesalahan putraku," ucap Widya. Narti menoleh, kemudian tersenyum tulus. Ia tau, Widya sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan masalahnya ini.
9.828.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

sapaku mencoba ramah. "Waalaikumsalam," jawabnya dengan suara parau. "Sehat, Pak haji? Kudengar Pak haji keracunan rendang?" kataku lagi. "Alhamdulillah sehat, iya, memang tak boleh aku makan daging banyak-banyak, tapi pas hajatan itu, rendangnya enak, jadi lupa penyakit." kata Pak haji. "Pak haji, bukan maksud hendak mengadu ya, tapi aku curiga rendang yang dimakan Bapak sudah dikasih racun," kataku memulai aksi.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku Minta Talak

Ketika Istriku Minta Talak

“Renata, aku tahu pedihmu. Aku bisa merasakan bahwa sakit itu bukan hanya di ragamu. Yang paling parah justru di hatimu. Hampir saja kau mengakhiri deritamu dengan cara yang salah. Derita yang tengah menderamu, terlalu perih mungkin, tetapi cara yang kau tempuh itu jelas salah! Bukan begitu cara menyelesaikannya, Renata! Porselin yang telah retak, memang selamanya akan rusak. Tidak akan berpengaruh meski ditambal lagi dnegan perekat terhebat sekalipun. Porselin itu tetap tak akan pernah utuh lagi. Tetapi jangan kau pikir porselin itu taka da harganya lagi, Renata. Kau akan tetap berharga, kau akan tetap istimewa. Terutama bagi orang-orang yang mengerti betapa istimewanya dirimu. Tak selam
10405.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Immortal

Legenda Sang Immortal

Matahari yang tergantung di angkasa mulai berdenyut tidak stabil. Retakan tipis muncul di permukaannya. “Kalian lihat itu!” Seseorang berseru kaget. Retakan itu semakin melebar. Cahaya keemasan yang tadinya stabil kini mulai bergetar liar. KRRAAACK!!!— Suara retakan bergema seperti kaca raksasa yang pecah. Semua orang menahan napas. Retakan-retakan itu semakin banyak. Akhirnya— BOOOM!
9.231.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

Brak! Brak! Dengan helm, kuhantam kaca yang ada di sisinya. Juga kaca depan tepat di depan kemudi. Kaca itu retak, tapi karena dilindungi oleh kaca film anti pecah, jadi hanya lubang dan retak saja. "Kurang ajar, setelah berselingkuh, memperlakukan diri ini seperti hewan, lalu kabur dari rumah ... sekarang kau mempermalukanku dengan menyiramkan kopi itu ke wajahku!"
1088.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Hot Brother

Hot Brother

"Cukup tulang rusukku saja yang retak Kalila, hatiku jangan kau buat patah, karena sakit sekali rasanya." Kalila membawa tangan kirinya untuk membungkam mulutnya sendiri, dia menunduk, kaca-kaca yang memang sudah retak tidak bisa ia cegah untuk tidak pecah di matanya, tangisan itu lagi-lagi membuatnya amat tersedu.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Kaca tebalnya langsung retak seribu membentuk pola jaring laba-laba, tapi belum bolong. Di dalam kabin, Bastian berteriak histeris melihat retakan putih yang tiba-tiba muncul tepat di depan wajahnya. Dia tidak menyangka ada manusia normal yang berani meninju kaca mobil setebal itu pakai tangan kosong. Belum sempat Bastian merangkak pindah ke kursi sebelah untuk sembunyi, Satria sudah menarik tangannya kembali dan langsung menghujamkan pukulan kedua yang jauh lebih brutal.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Perfect Younger Husband

Perfect Younger Husband

Sampai benar-benar tidak Retta sadari jika itu hanya tipu daya saja. “Aku bersumpah akan membuat perhitungan padanya jika bertemu lagi! Bisa-bisanya dia mempermainkan hatiku.” Di tengah air matanya yang terus mengalir, Retta meluapkan rasa kesalnya. “Aku tidak akan pernah memaafkanmu yang sudah berani menghancurkan hatiku.”
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kalian ingin aku bicara? Baiklah. Aku hanya akan mengatakan ini: Retakan bukanlah hasil dari kata-kata. Retakan lahir ketika hati kita tidak lagi jujur pada diri sendiri.” Seketika, lantai aula bergetar. Risa menjerit pelan, Gerry mencabut tinjunya, Kael mendecak. Aura merah mulai merembes dari dinding, retakan palsu yang diciptakan- persis seperti yang Kael curigai. “Lihat!” Raegor berteriak, menunjuk Bara. “Bocah itu lagi-lagi memicu retakan! Bukti sudah jelas!”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Iblis Pembantai

Sang Dewa Iblis Pembantai

Tinju berlapis Qi menghantam dada Tian Hei. KRAK! Tian Hei terlempar lagi. Kali ini, suara tulang retak terdengar jelas. Dadanya terasa seperti dihantam palu baja. Napasnya tercekat, pandangannya mengabur. Masih belum cukup…
653 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai hati retak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status