Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
THE SIBLING'S

THE SIBLING'S

Lana tersenyum melihat Adik nya, "Laa...Kakak enggak bisa selalu berada di samping kamu. Akan ada waktu nya di mana Kakak bakalan pergi, dan yang pasti waktu itu semakin dekat" Lana tersenyum menatap kearah luar jendelanya. Dirinya menerawang kedepan seolah-olah sedangkan menyaksikan apa yang akan terjadi di masa depan. "Kakak kenapa? Ada yang nyakitin Kakak? Bilang sama Ila nanti Ila kasih pelajaran orangnya." Lana mengelus rambut Adik nya dengan sayang, "Enggak ada. Kakak selalu mendapatkan 'hadiah' di sekolah"
9.94.8K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as little brother
Read
+Library
Perfect Brothers

Perfect Brothers

Seorang masa lalu yang begitu membenci ibunya, hendak memisahkannya dengan salah satu anaknya. Pria 22 tahun ini tumbuh menjadi pria yang dingin, keras kepala dan juga sedikit posesif. Saat usianya 9 tahun, ia mengetahui kenyataan bahwa orang tua yang merawatnya, ternyata bukanlah orang tua kandungnya. Lalu, dia mencari orang tua kandungnya yang ternyata tunggal di luar negri. Dia juga baru mengetahui bahwa dirinya memiliki dua saudari kembar yang sangat cantik-cantik.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as little brother
Read
+Library
Little Brother

Little Brother

kata Irena mengingatkan. "Ah..." Zen ingat. Irena hanya bercerita tentang anak itu satu kali saja sewaktu mereka masih anak kuliahan. Hampir saja dia lupa kalau tidak diingatkan. Beruntung dia punya ingatan bagus. Ini juga salah dirinya yang tidak mengetahui rupa si adik laki-laki. "Jadi, semalam aku chatingan dengan adikmu?? Kenapa dia usil sekali?" Zen mendengus berat. Sebagai anak tunggal, dia tidak merasakan bagaimana kesalnya seorang kakak ketika dijahili adiknya. Irena meringis. "Aku mewakili adikku minta maaf padamu," ucap Irena tidak enak hati. Diam-diam benaknya mengumpati Yohan. Yohan akan dalam bahaya ketika dia pulang nanti!
105.2K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as little brother
Read
+Library
The Gene Brothers

The Gene Brothers

Dengan lembut, Edrea menerima gelas minum darinya tanpa kontak fisik jari-jari mereka. "Jadi kamu Edrea?" Dia bertanya. Anak laki-laki lainnya menatap dalam diam. Edrea tahu dia tidak bisa kabur dari mereka untuk saat ini, Dia menatap matanya dan mengangguk, menyelipkan rambutnya ke belakang telinga. "Iya." "Yah ..." Kakak itu melirik kembali ke saudara-saudaranya, berdeham seolah-olah menarik perhatian mereka dan keluar dari lamunan mereka. "Aku Bara. Yang tertua."
102.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as little brother
Read
+Library
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

"I miss you so, my big brother." Iqbal terkekeh pelan. "Gue sih nggak sombong kalo gue ini kangen-able." "Dih, pede. Gue tarik kata-kata gue tadi." Iqbal tertawa lebar membuatku ikut tersenyum. Lihat kan? Iqbal adalah cowok paling ideal di dunia ini untuk dijadikan big brother. *** "Dari mana kamu? Kamu nggak lihat ini udah jam berapa?!"
9.870.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as little brother
Read
+Library
Bastard Sister

Bastard Sister

Sedangkan aku kembali duduk di samping Lintang. “Mi, ini temanku dari SMA. Ketemu lagi pas dia belanja ke Inimart. Jadi, aku akhir-akhir ini sering keluar buat nolongin dia. Dia lagi dapat musibah kemarin. Mamanya sakit, nggak ada yang jagain. Dia udah yatim, Mi. Adiknya juga lagi nggak di sini.”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as little brother
Read
+Library
You'Re My Lovely, Brother!

You'Re My Lovely, Brother!

Rupanya pria yang hendak bermain dengannya itu merupakan ayah dari pria satu ini. Entah kebetulan atau tidak, tapi Alesya merasakan getaran hangat saat pertama kali menatap mata Zen. Namun, sesuatu yang tak ia perkirakan pula saat mengetahui kalau pria bernama Zen ini adalah putra dari pelanggannya. "Pulanglah, bajingan. Mama gue nungguin Lo di rumah!" Maki Zen menarik lengan Frengky yang dibalas Bogeman oleh pria itu.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as little brother
Read
+Library
Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Devita menutup telepon sebelum kakaknya sempat menggumamkan kata-kata lagi. Dia memasukkan ponsel kembali ke dalam saku dan tertawa pelan, memikirkan betapa berbedanya dirinya dan Sophie. Dia selalu menjadi kakak yang penuh perhatian dan bijaksana, sementara Devita adalah adik yang impulsif dan tidak dewasa.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as little brother
Read
+Library
My Step Brother

My Step Brother

Tanyaku pada group yang merupakan saudara jauh-ku. "Itu." tunjuk salah satu dari mereka ketengah pesta. Aku menghela nafas, "Itu Earl, Eder kakaknya." "Oh maaf, aku agak bingung bedain mereka, kalau yang satunya aku gak lihat." sahutnya, Aku mengangguk mengerti, "Oh Oke." Aku tidak menyalahkan mereka, Eder dan Earl seperti pinang dibelah dua, Eder hanya terlihat lebih dewasa dari pada Earl tapi untuk keseluruhan dan postur tubuh hampir sama.
9.825.9K viewsCompletedAdded to Library 750 Times as little brother
Read
+Library
Good Sister

Good Sister

"Sebaiknya kalian akur selama kami pergi. Dia adikmu. Kalian berdua sudah dewasa. Sudah saatnya kalian bersama-sama lagi." Hal ini benar-benar baru bagi Luna. Dia tidak pernah menduga kalau Colin punya saudara. Ia bertanya-tanya akankah sifatnya sama dengannya. Semoga saja tidak. Colin sudah cukup membuatnya menderita. Menambah satu kakak dengan sifat sama hanya akan menyiksa Luna lebih banyak. "Ah, itu dia."
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 596 Times as little brother
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status