Aduh Jenderal Tak Tahan
Henry menasihati dengan sungguh-sungguh, seolah benar-benar memikirkan Pangeran Marcus.
Padahal, dalam hati dia sangat membenci pemberontak pengkhianat.
Henry berasal dari keluarga miskin, sangat paham bahwa setiap kali terjadi perebutan takhta, rakyat biasa pasti jadi korban.
Melihat hati Henry sudah condong ke pihaknya, Pangeran Marcus pun menghapus niat membunuhnya.
"Tuan Henry, tenang saja."
"Kalau aku sudah berani bertindak, artinya aku sudah merencanakan segalanya."
Hot Chapters