Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Pancaran mata itu milik Ki Sempana. Ki Sempana yang memiliki orang-orang khusus dalam rombongan pemusik di Jawa bagian timur, telah mendapat keterangan kalau perguruan Tangan Seribu akan mengundang para pemusik dan penari . Kelompok pemusik Gendingswara lah yang dipilih. Saat mereka tengah menuju ke perguruan Tangan Seribu untuk manggung, Ki Sempana dan anak buahnya bergerak cepat mencegat mereka di tengah jalan di dekat sebuah bukit. Mereka melumpuhkan para anggota pemusik dan penari dengan mudah karena rata-rata mereka memiliki ilmu kanuragan yang tidak tinggi.
8.520.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

“Syima pernah membaca di perpustakaan kerajaan, sembrani adalah nama kuda dalam legenda” “Kuda dalam legenda?” ulang Bintang yang kini balik bingung. “Benar Tuan hamba, dikatakan dalam legenda, sembrani adalah seekor kuda terbang” jelas Syima Parameswari hingga membuat Bintang tersenyum mendengarnya. Setelah cukup lama perbincangan diantara keduanya, akhirnya ;
9.5243.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai hikayat panji semirang
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

gumam Prameswari. Sumbi menceritakan bahwa Wijaya begitu marah. Hal itu terdengar dari teriakannya yang menggema hingga keluar kamar. Dayang itu juga mengatakan bahwa Sekar mulai memberontak dan melawan suaminya. Lalu, selir itu dikurung dan tak boleh keluar tanpa izin. "Bagus kalua begitu. Ini kesempatanku untuk kembali mendekati Kangmas."
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

tanya Panji sembari membasuh wajah dan tubuh pada aliran air sungai. “Saat ini Ki Lurah Cokro sedang mengadakan sayembara Tarung Wibawa lagi. Biasa, sekarang sudah usai masa panen raya. Jadi Kak Panji harus ikut sayembara itu. Jika mampu mengalahkan empat pendekar penguji, Ki Lurah akan memberikan hadiah lima ratus keping emas. Sebuah hadiah yang besar, bukan?” ucap Karta dengan wajah penuh harap.
8.97.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Pengantin Semu

Pengantin Semu

Sierra tanpa malu pun menceritakan tentang asal usulnya. Dari yang memperagakan bagaimana caranya melawan para preman, membela Fabio dan Seina saat sedang diganggu gengs sekolah, dan masih banyak lagi tingkah konyol gadis itu, membuat Zamora dan Nyonya Yoana terpingkal-pingkal. Tanpa terasa, waktu begitu cepat berputar. Matahari semakin menanjak tinggi, menyombongkan dirinya pada semua makhluk ciptaan-Nya.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Lehman dan Pasukan keluar dari persembunyian, lalu melangkah menghampiri Adam. "Ayo cepat. Cepat." ucap Adam, pelan. Para pasukan mengendap-endap mengikuti langkah mereka. Hingga sesampainya pada tanjakan yang sangat curam. Mereka harus semakin berhati-hati. Jika sedikit saja mereka bergelincir. Maka suara itu akan terdengar dari kejauhan. Para pemberontak itu terus mendaki dengan bersusah payah. Hingga akhirnya terlihat sebuah menara yang terbuat dari kayu. Dan atapnya berupa jerami.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Pendekar Petir

Bangkitnya Pendekar Petir

kata Panji. Karena hubungan Panji yang sangat erat dengan raja di raja dari siluman harimau, raja siluman gunung salak tak mau lagi asal bersikap di hadapan Panji. "Tuan Panji, aku tahu apa yang terjadi?" kata raja siluman harimau. "Ceritakan!" pinta Panji. Raja siluman harimau menceritakan semuanya pada Panji, dan wajah Panji sangat marah karena hal itu.
9.26.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Cahaya dari segel itu membentuk lambang singa kembar di langit satu putih, satu biru mengaum serempak, menembus badai hitam itu hingga runtuh. Ledakan besar mengguncang tanah. Getarannya membuat kuil tua itu retak di segala sisi, tapi mereka berdua tetap berdiri, tubuh mereka dipenuhi debu dan cahaya sisa pertarungan. Napas Rani terengah, tapi matanya masih bersinar. “Apakah... sudah berakhir?” “Belum,” jawab Nanda lirih, menatap ke arah altar. “Lihat.”
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Cinta Semu yang Kukira Abadi

Cinta Semu yang Kukira Abadi

Di dalamnya ada sepucuk surat dan sebuah cincin sederhana yang dianyam dari potongan kayu tipis. Dia menatap cincin kasar dan kekanak-kanakan itu lama sekali, sampai akhirnya dia teringat bahwa itu adalah cincin yang dia buat saat mereka berusia 12 tahun. Saat itu Richelle ditindas di sekolah dan dilempar ke kaki gunung. Hari itu dia mencari Richelle seharian sampai suaranya serak, baru akhirnya menemukannya meringkuk di kaki gunung. Begitu melihatnya, Richelle langsung memeluknya sambil menangis keras-keras.
61.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

pikir Mahameru. Langit di atas puncak Semeru mulai gelap. Mendung tiba-tiba menyelimuti puncak tersebut. Jaka Geni kecil masih terlihat murung. Bahkan air matanya mulai menetes ke pipi seiring dengan datangnya hujan gerimis. Makin lama hujan makin besar dan lebar di iringi angin puting beliung. Pepohonan tercabut dari tanah dan melayang tersedot pusaran angin.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai hikayat panji semirang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status