Hajatan di Rumah Ibu
Tangan rasanya sakit, mengucek dan menyikay satu gunung pakaian kotor itu.
"Bu, sudah selesai semuanya," ucapku, mendekat.
“Sudah selesai? Nih, ambil! Pulang sana! Anak-anakmu pasti sudah lapar, kan?” ucap Ibu, tanpa sedikit pun menatapku, menyerahkan selembar uang.
Aku mengangguk pelan, tangan ini gemetar menerima uang pemberian Ibu.
"Ambil, Tah! Hidup miskin dan serba kekurangan aja masih mikir-mikir dikasih uang," ujar Ibu.
Bab Populer