Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

"A-apa itu?" Srak sruk srak "KYAAAAAAAAAAAAA" TBC
5.5K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as apa itu pity
Read
+Library
APRILISYA

APRILISYA

Ada apa dengan dirinya? Jatuh Cinta? Apa itu Cinta? April serasa asing dengan pernyataan itu. Bukan, bukan dengan pernyataan itu, tapi April justru bertanya-tanya mengenai sikap yang seperti apa jika seseorang mencintai? Pandangan mata April kini beralih pada satu foto dengan bingkai putih yang bertengger juga di nakas. “Ayah, Bunda, April.”
102.7K viewsOn holdAdded to Library 59 Times as apa itu pity
Read
+Library
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

Kini mereka bergegas menghampiri Prita dengan wajah yang tidak enak dipandang. "Kamu kenapa, Sayang?" "Kamu kenapa, Prita?" Tanya Firas dan Pak Irsyad secara bersamaan. "Sa-kit. Perutku sakit banget," kata Prita mengeram kesakitan. "Bagian mana yang sakit bilang sama aku?" tanya Firas khawatir. "Perut? Apa perut kamu yang sakit?" Prita menoleh ke asal suara. Dan ia bisa melihat bagaimana khawatirnya Pak Irsyad.
1056.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as apa itu pity
Read
+Library
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Gimana nggak sedih, Mih. Kita musti ngomong apa sama Pak Satya? Biarpun tuh orang bokapnya teman sekelas Dinda, kita kan tetep musti tanggungjawab. Dinda takut sama itu orang.” Pak Satya memang bokapnya Panji, teman sekelasnya. Beda banget dengan Apih yang kerempeng, Pak Satya punya bodi tinggi besar. Dinda sulit ngebayangin seandainya orang itu ngapa-apain bokapnya. Jangan-jangan baru ditiup aja Apih udah KO. “Apih sekarang dimana, Mih?” “Belum pulang ngantor lah. Kan baru jam tiga.”
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 469 Times as apa itu pity
Read
+Library
Gue, Adit. Mau Apa Lo?

Gue, Adit. Mau Apa Lo?

' Adit hanya bisa membalas kalimat itu dalam hati, ia terlalu gengsi untuk mengatakan apa yang dirasakannya terhadap wanita itu. ___to be continue
103.0K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as apa itu pity
Read
+Library
SATAPUSPI

SATAPUSPI

To-bi-as! Ya, lelaki remaja itulah yang menjadi pusat tontonan seolah dialah sang pemeran utama dari sebuah drama. Lelaki remaja dengan tinggi 175 itu memiliki bentuk wajah serupa Dewa Adonis dan senyum manis yang pasti membuat wanita meleleh kala melihatnya. Kini lelaki remaja tersebut tengah bergerak lincah di antara tubuh-tubuh lawan dengan tangan yang sibuk men-dribble bola basket, kemudian ia melakukan lay up shoot dan… Goooll!!
2.8K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as apa itu pity
Read
+Library
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Keringat mengucur dari pelipis, melewati pipinya yang mulai memerah terpanggang matahari pagi Depok yang terkenal garang. Di sampingnya, Pitaloka sudah terlihat seperti tanaman layu; bahunya merosot dan wajahnya kuyu. ​"Di... gue rasa, gue bakal pingsan kalau disuruh push-up sepuluh kali lagi," bisik Pita dengan suara parau.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as apa itu pity
Read
+Library
Terjerat Cinta Mafia Kejam

Terjerat Cinta Mafia Kejam

kata Atland datar dan Aphrodite menganggukkan kepalanya cepat. Aphrodite mengidap Herpethobia atau ketakutan terhadap hewan-hewan reptil seperti buaya, ular kadal dan bahkan cicak dan juga Aphrodite mempunyai pengalaman yang tidak mengenakan dengan hewan tersebut. Atland melepaskan pelukan mereka dan menghapus jejak air mata yang ada di pipi Aphrodite dan kemudian mengelus jejak tangan Ashyera yang ada di pipi Aphrodite.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as apa itu pity
Read
+Library
Sabitah

Sabitah

Reandra mencoba tersenyum tipis. “Aku harap kau bisa memahami keadaanku. Karena sikapku yang seperti ini semata-mata agar aku segera bisa mengeluarkan adikku dari tempat entah di mana itu,” ucap Juna. “Adik?” “Ya. Adik yang sangat aku sayangi, Sabitah Nayanika....” ***
102.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as apa itu pity
Read
+Library
Pantaskah Surga Untuknya?

Pantaskah Surga Untuknya?

Tapi bukan hanya itu, juga dapat menggoyangkan daun dan ranting yang basah di samping rumah. Ahmad menatap hujan lebat di luar pagar, lalu menatap semua orang di hadapannya. Kemudian, tiba-tiba ia berkata, “Ini… belum berakhir.” Sebelum mereka ada yang sempat melangkah, suara di ujung telepon itu kembali berbisik lirih—kata-katanya cukup keras untuk membuat darah membeku. Akan tetapi, di antara mereka belum ada yang tahu, siapa sebenarnya yang menelpon?
10782 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as apa itu pity
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status