Om Duda!
Fatya masih mendongak menatap wajah Devan, namun senyumnya luntur karena melihat air muka Devan yang terlihat sangat serius, seolah kata-katanya memang adalah sebuah kebenaran.
“Tiga hari yang lalu, saya baru saja menikah dengan Disya. Kai sangat menyukainya,” jelas Devan. Kali ini tangan Fatya yang melingkar di pinggang Devan terlepas, siapa lagi yang melakukannya kalau bukan Fatya sendiri?
“Lalu apa semua ini?” tanya Fatya, suaranya terdengar bergetar. Tangan kanannya memegang erat ujung selimut yang sedari tadi menutupi tubuh polos mereka.