Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Chandra

Chandra

ucap bunda Rain sebelum Khanza benar-benar pergi. "Siap bunda!" *** Khanza berjalan ke meja makan mengikuti Rain. Saat hampir sampai ia melihat seorang gadis yang tak lain adalah Fani sedang membantu bunda Rain, karena tidak pernah melihat Fani, Khanza pun bertanya. "Siapa?" Khanza menunjuk Fani dengan dagunya. "Adiknya Chandra, namanya Fani." "Ah, pantesan kayak mirip siapa gitu. Ternyata adiknya Chandra."
103.2K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as shruti hora
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

tanya Sua penasaran. "Kenapa kamu tidak mengggunakan jurus kecantikanmu saja. Fira, tahu nggak ? Kamu itu sekali kamu memamerkan senyumanmu yang selalu kamu sembunyikan itu, laki-laki pasti akan langsung jatuh cinta ke padamu" kata Sua yang merasa pasti temannya itu ke mana- mana selalu menunjukkan wajar datarnya. Sambil tersenyum Safira menjawab temannya itu. " Sua aku tidak bisa menggunkan hal seperti itu. Dia bukan tipe laki-laki yang akan dengan mudahnya tertarik dengan perempuan dengan hanya memamerkan senyuman.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as shruti hora
Read
+Library
Handa

Handa

Itulah yang sampai saat ini Satria belum bisa meyakininya. Jika berbicara tentang fisik, tentulah Hanin jauh lebih menarik dari Handa. Hanin memiliki lekuk tubuh yang hampir sempurna dan sangat seksi, serta memiliki daya tarik seksual yang tinggi . itulah sebabnya Satria begitu tergila-gila dengan gadis yang menjadi sekretarisnya itu sebelum akhirnya mereka memutuskan akan menikah.
1034.5K viewsCompletedAdded to Library 759 Times as shruti hora
Read
+Library
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

Simpati selalu lahir dari situ. Namun senyum itu memudar ketika ingatan lain menyelip masuk. Percakapan singkat di gym dua hari lalu. “Lu tahu Shana?” tanya seseorang. “Kenapa?” “Dia mantan atlet. Muay Thai. Kompetisi kampus.” Arka mengumpat pelan. Preman tetap preman, pikirnya, tapi tubuh perempuan yang terlatih itu cerita lain.
7.9K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as shruti hora
Read
+Library
Hasrat Sang Guru

Hasrat Sang Guru

Krish menatap Vidwan tajam. “Terserah jika kau tidak percaya.” Vidwan melipat tangannya di depan dada. “Sebagai seorang Surya, tidak mungkin kau kekurangan uang.” Krish akhirnya menyinggung tentang keluarga Vidwan. “Mungkin kau bisa mengelabui orang lain, tapi tidak denganku. Kau salah memilih alasan untuk mengelabuiku.” Serang Krish tanpa ampun. Vidwan memicingkan matanya. Ia benar-benar tidak suka dengan cara Krish menggali informasi langsung darinya. Jika tahu akan seperti ini, Vidwan mungkin tidak akan memakai jasa Krish untuk pengerjaan ilustrasi bukunya. Namun, semarah apa pun Vidwan pada Krish, ia tentu saja enggan mendepak Krish karena laki-laki itu adalah fotografer terbaik di kota
10193.7K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as shruti hora
Read
+Library
Shirea

Shirea

Aku menggulung undangan itu dan memasukannya lagi kedalam kotak dengan rapi. "Kenapa, nona? Bukankah ini kesempatan bagus untuk bertemu tuan putri?" Bibi Theony terlihat antusias. "Anda pasti tahu, putri Selena sangat sulit untuk ditemui secara publik. Jarang sekali orang-orang yang bisa melihatnya, nona. Bahkan jika saya diberi kesempatan untuk melihatnya meski hanya dari jauh, saya sudah senang sekali. Pasti akan ada banyak tamu yang datang hanya untuk melihat tuan putri yang katanya cantik dan jarang keluar." "Apa bibi benar-benar ingin bertemu dengannya?"
109.9K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as shruti hora
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

"Gue sayang sama lo. Tapi kenapa lo selalu main cewek? Gue kurang apa? Kurang sexy?" Saka mundur mendengar ucap itu. Menggigit bibirnya kuat karena hampir terlena dengan keadaan Lia yang mabuk berat. "Juna, kiss me, plaese. Gue kangen bibir lo." Saka berdiri. Membiarkan Lia dengan halusinasinya. Lantas memilih mencari air mineral untuk sekedar meredakan pengar gadis itu. Masih Arjuna. Bahkan dalam keadaan tidak sadar seorang yang paling Lia ingat adalah Arjuna. Apa istimewa cowok itu? Bagaimana bisa ia menghipnotis Lia begitu dasyat. ***
105.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as shruti hora
Read
+Library
LAILA

LAILA

Setelah selesai makan. "Aku punya sesuatu untuk kamu lihat!" Ucapku sambil menyerahkan HP dengan video yang siap di putar. "Apa ini?" Tanya Wira. "Tonton saja." Ucapku. Wira terlihat ragu. Dia memutar video yang aku tonton bersama Sofia siang tadi. Wira menyerahkan HP ku setelah menontonnya. "Kamu punya kemampuan apa saja, selain melihat makhluk halus dan membaca perasaan seseorang?" Tanyaku.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as shruti hora
Read
+Library
Kiara

Kiara

“Tapi sejujurnya, saya suka bersama ibu saya dan dia mengepang rambut saya dan mengecat tangan dan kaki saya dengan pacar.” "Saya juga!" Disha memekik. Dia berbalik untuk memberi Poojah tatapan masam. "Lihat?!" Dia menjulurkan lidahnya, membangkitkan tawa dari Kiara. Beralih kembali ke Kiara, Disha membelai rambutnya. "Apakah ibumu secantik dirimu?" Saudaranya mengernyit dalam hati saat menyebut Adline. Dengan anggukan kecil, Kiara melawan air matanya. “Dia memiliki kulit dan rambut paling indah di seluruh India...” Suaranya sesaat menghilang karena emosinya. "Dia meninggal beberapa bulan yang lalu."
5.0K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as shruti hora
Read
+Library
Nadira

Nadira

Dia itu; bar-bar, suka ceplos-ceplos, cerewet dan masih banyak sikapnya yang bisa membuat sang bunda menggeleng tak habis pikir. Kata bunda, namanya diambil dari nama gadis kecil yang datang di mimpi bunda-- Alleira Cahaya Starla-- sesosok gadis cantik dan menggemaskan, mengaku sebagai Nadira dan anak bunda, hanya itu cerita singkat asal muasal namanya. Sedangkan Anjani, nama ibu dari Hanoman di film Sinta dan Rama. Bunda adalah menggemar garis depan film-film india. Itulah sebabnya nama tengahnya nama itu.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as shruti hora
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status