Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

kata Mama Bayu. "Bukan muhrim, Ma. Bik, tolong bantu Mama angkatkan kaki tamu kita itu ya, ke atas sofa. Kalau kuat ngangkat keluar, gak papa, sekalian aja," kata Bayu santai pada Bik Inah yang kebetulan lewat mau ke arah dapur. Bik Inah terbengong, digaruk kepalanya yang tak gatal dengan pandangan mata penuh tanda tanya. Kali ini perintah tuan mudanya sangat absurd, sehingga sulit untuk dia mengerti.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

ujar Davin, menahan emosi yang sudah bergejolak. Santi menggeleng tegas, tak suka jika temannya dinilai hanya sebelah mata. "Al bukan orang seperti itu, Pak. Kalau pun dia nolak Bapak, dan berpaling ke yang lain. Itu jelas bukan kesalahannya, melainkan ada andil terbesar dari orangtua kalian!" Davin terhenyak, penasaran dengan ucapan Santi barusan. "Maksud kamu apa?"
Hot Chapters
1012.6K viewsOn holdAdded to Library 465 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda

Tanya tetangga mereka yang masih berada di dapur. “Kakak pingsan Bu..!” Sahut Ikbal. Lalu ibu tersebut masuk kamar dan mengambil minyak telon menggosok di kaki dan tangan nya kemudian ke perut. “Nak Ikbal mandi dan ganti baju saja dulu, biar kakaknya ibu yang urus.” Ucap ibu Sutini. Ibu Sutini adalah tetangga mereka, ibu Sutini seorang janda dan beranak satu umur putranya hampir sama dengan Ikbal. Ikbal mengangguk lalu keluar kamar dan menutup pintu nya. Ibu Sutini membuka sebagian baju Nayla agak mudah mengoleskan minyak telon di badanya.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Telanjur Cinta

Telanjur Cinta

Kinara dan Amara hanya diam dengan ekspresi yang sulit kutebak. "Oh ... syukurlah." Aku membalas masih dengan senyuman. "Tante Santi bagaimana kabarnya?" tanyaku basa-basi seraya menunduk untuk menatap wanita berdaster bahan kaos itu. "Ba-ik," jawab Tante Santi dengan mulut bengkoknya. "Kami boleh masuk, Mbak?" tanya Kinara dengan wajah datarnya. Tidak ubahnya sang kakak, Amara pun menunjukkan perangai yang sama.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Senandika

Senandika

Ia tahu bahwa sedang ada yang tidak beres, namun tidak ingin bertanya takut membuat Shera tidak nyaman. "Lo hari ini senggang?" "Setiap waktu, sih, gue senggang." "Lo gak belajar untuk UTBK?" "Swasta aja gue, mah. Atau jalur langit." "Yaudah kalau gitu ayo jalan aja!" ajak Shera sambil menyunggingkan senyumnya, menepuk bahu Mahesa
2.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

“Aku nggak nyangga bakal ketemu Abang di sini. Di Jakarta.” Ibrar tertawa. “You’ve been here for a few months, but you’ve already made such a big difference. Your Indonesian —” Ibrar mengacungkan jempol. “Itu namanya adantasi, Bang,” sahut Sky riang. Reya ikut tersenyum, geli. “How is Jakarta? You’ve got friends now, right?” tanya Ibrar lagi. “Eih, ngeremehin,” Sky mencebik. “Udah pasti lah.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Kayla malah asyik menghabiskan waktu dengan Galih, cucu Mbok lnem yang baru saja pulang dari kota. Galih adalah pemuda sederhana dan terampil membuat sambal yang rasanya mirip dengan sambal buatan mbok Inem. Yuda merasa cemburu saat melihat Kayla tertawa lepas bersama Galih, apalagi ketika Kayla memuji sambal buatan Galih yang katanya hampir mirip dengan buatan Mbok Inem. "Enak banget. Kok bisa mirip banget sama buatan
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Hasrat Terpendam Papa Tiriku

Hasrat Terpendam Papa Tiriku

“Kok bengong?” Ibra mengibaskan tangan kecil. “Nggak apa-apa. Hati-hati di jalan.” “Siap, Yah!” Gyan tersenyum lebar. “Titip doa buat Ibu.” “Nanti Ayah selipkan,” jawab Ibra lirih, senyumnya mengambang di antara gurat keriput yang semakin jelas.
1096.8K viewsOngoingAdded to Library 3.3K Times as ibu kian santang
Read
+Library
Cerai pura pura

Cerai pura pura

Ia tidak berani menatap Santi. "Yang?" ulang Santi dengan nada dingin. "Kamu panggil dia 'Yang'? Dan Baby?" "Itu panggilan sayang buat bayinya, bukan buat dia," elak Angga bodoh. "San, aku harus balik. Dia minta duren. Ngidam parah."
1.3K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as ibu kian santang
Read
+Library
The Trill of Romance

The Trill of Romance

“Kian suruh dia, menunggu Kian di sini?” Stefany membalikkan badan menatap sang putra sulung yang mendudukkan diri di sofa samping kirinya. “Kian kamu mabuk?” “Tidak, Kian tidak minum setetespun hari ini. Kian baru kembali dari San Antonio, Nda.” “Lalu, kenapa bicaramu melantur seperti itu?”
1018.5K viewsCompletedAdded to Library 609 Times as ibu kian santang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status