Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mantanku, Kakak Iparku

Mantanku, Kakak Iparku

“Pantainya bagus-bagus banget, warnanya biru yang bikin hati adem, terus dari foto-foto yang aku lihat di internet, liburan di sana berasa kayak di pulau pribadi.” “Haha, kamu bisa lebay juga ya?” komentar Deo. “Emang foto-foto yang kamu lihat itu foto tahun berapa?” “Belom lama kok, setahun lalu kayaknya. Jadi gimana, Kei?” Tania memandang Deo dengan penuh harap. “Entar saya kasih tau istri dulu ya, Tan?” kata Deo. “Masalahnya tujuan yang kamu pilih kan jauh, udah gitu biayanya juga pasti lebih banyak.”
4.3K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

terang Vina, mengulas senyum kemenangan. "Tapi kamu————" "Assalamualaikum Om." Sean langsung nyelongong mencium tangan ayah Vina, sampai pria paruh baya itu tercekat. "Tante." Lalu beralih pada bunda Vina. "Tante udah mendingan? Ini saya bawain teh Dokudami, teh herbal dari Jepang. Bagus banget buat kesehatan. Semoga Tante cepat sembuh." Sean tersenyum sangat manis.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Ia ingin menawari Wildan untuk duduk dan minum kopi, tetapi ia takut akan keberadaan sang ibu. “Robi, Mamah ada di dalam?” tanya Santi dengan suara pelan kepada adik pertamanya. “Mamah lagi ke warung Bi Ikah sama si Dede (adik bungsu). Ada apa Teteh nanyain si Mamah?” Robi balik bertanya. “Teteh nanya aja. Udah main lagi sana.” Santi lantas merasa aman. “Aa mampir dulu sini. Neng buatin kopi ya?! Aa tunggu sebentar!”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Yang penting mereka bisa menikmati liburan di Bali sepuasnya dengan gratis. "Nggak kerasa waktu kita tinggal sedikit. Gue pasti bakalan kangen banget sama kalian," Kata Ikbal mendadak melankolis. "Mulai deh, kita kan masih bisa hangout sesekali. Kaya pada tinggal di ujung dunia aja," Sahut Kanaya.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as ibu kian santang
Read
+Library
PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA

"Ibu…" ***
9.721.3K viewsCompletedAdded to Library 765 Times as ibu kian santang
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

"Waktu kalian sudah habis. Saya mau menjual rumah ini!" hardik Ibu Mirna mengusir Ibu Sofia, Indah dan seluruh anak panti Kasih Bunda. Malam itu, menggunakan 2 pria bertubuh tinggi besar yang tubuhnya dipenuhi tato, Ibu Mirna memaksa seluruh penghuni panti keluar. "Bu, tolong, Bu. Tolong kasih kami waktu lagi, Bu ...." rintih Indah. Ia pun bersujud memohon belas kasihan Ibu Mirna.
5.58.3K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as ibu kian santang
Read
+Library
SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

Ibu menyambut kedatangan kami dengan ceria, begitupun mbak Santi. Mendengar sambutan hangat Ibu dan kakakku, Rifat pun dengan sangat percaya diri menjabat tangan keduanya. "Benar, Bu. Saya Rifat, temannya mas Hanif dan juga Dinda," ucapnya. "Ganteng, Din." Mbak Santi yang berdiri di sampingku berbisik sambil menyenggolkan lengannya padaku. Spontan aku langsung mendelik menatapnya.
8.8204.0K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as ibu kian santang
Read
+Library
Cinta Suci Kinanti

Cinta Suci Kinanti

Sebentar lagi dia akan menjadi seorang 'kakek'. "Tolong letakkan ibuku di sofa," pinta Kinanti kepada beberapa orang yang mengangkat tubuh ibunya, "Terima kasih banyak Pak Sanip juga Bapak-bapak yang lain. Semoga kebaikan kalian dibalas Allah nanti. Amiin." "Terima kasih, Bapak-bapak." Haidar Baskoro turut menimpali perkataan Kinanti dari arah kamar. Dia meninggalkan Karenina.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Sambil mengeringkan rambutnya, ia menekan tombol terima di layar ponselnya, dan menyalakan speaker. "Hai, Babe," jawabnya sembari mencari pakaian untuk dikenakannya. "Sayang... Aku sudah sampai di apart. Kau sudah bertemu ibumu?" Suara yang keluar dari ponsel Altan membuat Ruenna mau tak mau harus memasang kupingnya lebar-lebar. Sayang?? “Kau menyukainya?” tanya Altan. "Ah... Kau benar-benar nakal," desah wanita di seberang telepon. "Tahu nggak apa yang sedang aku bayangkan sekarang?"
101.7K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

Kaos polo biru berkerah dan celana chino krem membalut pas tubuhnya yang tinggi dan atletis. ‘Huuft. Tahan. Jaga sikapmu, Kintan. Ada Mbok Yani dan anak-anak di sini.’ "Hei, Sayang," bisik Iqbal sambil mengecup sekilas bibir Kintan. "Missed me already?" godanya dengan mata bersinar nakal. Kintan memukul pelan bahu Iqbal yang keras dipenuhi otot. "Iiissh... nyosor aja sih? Nanti kalau anak-anak lihat gimana?"
1095.6K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as ibu kian santang
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status