Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

katanya sambil bediri dan berjalan menghampiri ibu panti kemudian mencium kedua tangan wanita parubaya itu. Setelah menyalami ibu panti. Bian di persilahkan duduk dan berhadapan dengan wanita parubaya itu. "Bagaimana kabar mu Nak? " tanya Ibu panti "Alhamdulillah baik Bu" jawab Bian "Syukurlah,Lalu bagaimana dengan keluarga mu? " tanyanya lagi "Alhamdulillah mereka juga sehat Bu" "Alhamdulillah, Kamu datang sendiri?" Tanya Ibu panti saat melihat Bian sendiri tidak seperti biasanya,
2.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

kata Rena tersenyum " Iya sama-sama nak" kata Bu sarSa " Ini dia orangnya mbak" kata Irene yang menarik tangan seorang perempuan yang lebih mudah dari Rena dan Irene " Terimakasih ya, oh ia kenalkan saya Reba dari Jakarta" kata Rena tersenyum " Saya Sisil mbak model di kampung sini" kata Sisil yang mendapatkan pujian dari Irene " Model, penampilan saja kayak badut gitu" kata Irene yang gemes dengan tingkah laku sepupunya itu
9.580.0K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as ibu kian santang
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Suaranya datar, formal, seperti berbicara dengan orang asing. Kinanti berusaha tersenyum semanis mungkin, senyum yang dulu selalu berhasil meluluhkan Arya. “Saya Kinanti Atmadja. Atau, Kinanti Kusumo segera. Senang bertemu dengan Anda. Perusahaan Anda, Black Dragon Capital, sangat menarik perhatian kami.”
10724 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as ibu kian santang
Read
+Library
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

"Tumben Lu bijak bener! Kesambet dikandang buaya ye?" "Iki karena Aku sering ketemu makhluk Tuhan super nyebelin!" Pas sekali Ian melewati keduanya sambil membawa tikar yang habis Mereka gunakan. "Salah, Makhluk Tuhan paling Ganteng Saya Mbak!" Tuh kan Si Ian emang paling mahir bikin Marni tersulut emosi. "Walah, iki ada wong paling pede! Ngaku gateng seenake dewe! Ora punya kaca toh dirumahmu!"
108.2K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as ibu kian santang
Read
+Library
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

Di kejauhan, ia melihat ibunya berjalan mendekat dengan tas di tangannya, ekspresi wajahnya lelah namun tetap hangat seperti biasa. "Din, nanti Ibu sama Mas-mu pulang dulu, ya. Nggak enak sama Pak Kyai kelamaan ninggalin pesantren," ucap sang ibu dengan suara yang lembut namun tegas. Dilan yang baru saja datang, langsung menghampiri ibunya. "Nanti sore aja, Bu. Sekalian Dilan yang antar. Besok kan hari Sabtu. Kita bisa dua hari di sana. Aku kangen mandi air kali."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

Sudah berbulan-bulan lamanya, Kian tidak pernah melihat pantai secantik pantai di Bali. Ponselnya habis baterai. Jadi, Kian mengecasnya. Begitu ponselnya aktif, ada banyak pesan singkat yang masuk dan panggilan tak terjawab dari ibu dan adik-adiknya. Yang pertama, Kian membuka pesan dari ibunya yang berisi tentang kalimat kesedihan tiada tara bahwa ibunya sangat menyayanginya dan tidak ingin ia pergi dari rumah itu. Ibunya ingin supaya Kian kembali. Dan tentunya ada belasan panggilan tak terjawab dari ibunya.
1018.1K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

ucap Albert. Marc tersenyum santai. Di umurnya yang masih muda itu, ia sama sekali tidak merasa sungkan bahwa Albert—pria yang lebih tua darinya itu tengah membungkukkan sedikit badannya untuk penghormatan. "Tak masalah Albert. Aku hanya membalas budi atas perbuatanmu dan Ayahmu dulu," ucapnya dengan nada bicara yang santai. Albert hanya menyunggingkan senyum lantas mempersilahkan Marc untuk masuk mengikutinya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Main Cantik Membalas Suamiku

Main Cantik Membalas Suamiku

sapaku sembari mendekat ke arah Kinan. Belum sempat Kinan menjawab yang kudengar malah celetukan Saskia. "Mas ngapain sih pakai disapa segala," celetuk Saskia. "Yaa nggak masalah donk, kan hanya menyapa," jawabku sekenanya merasa kesal dengan celetukan tidak penting dari Saskia. "Eh mantu si**an, kamu godain laki-laki dimana hah? Penampilan kamu berubah sekali," ketus Ibu.
1013.3K viewsOngoingAdded to Library 466 Times as ibu kian santang
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

“Gak papa. Tante tahu kamu sibuk, ngejar study kamu di Amerika. Sekarang udah sah jadi Dokter nih?” “Iya, Tante.” Renata melirik buah di tangan Ivana. “Itu … buah buat siapa Tante?” “Oh … ini, buat Sebastian. Dia kemarin pingsan, sekarang di rawat di rumah sakit. Makanya Tante beliin buah kesukaan dia.” “Pingsan? Kok bisa Tante?”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as ibu kian santang
Read
+Library
ANAKKU GILA SAAT AKU JADI TKW

ANAKKU GILA SAAT AKU JADI TKW

Dua insan itu turun dari pelaminan dan menghampiri Ikshan. Ikhsan tersenyum lebar saat melihat Mama dan Papa berjalan ke arahnya. "Sayang?" panggil Adinda. "Mama cantik sekali," puji Ikshan dan mengecup pipi Adinda dan kemudian dia juga mengecup pipi Ibnu. "Papa juga sangat tampan," puja Ikshan pada Ibnu. "Terima kasih, sayang." secara serentak Adinda dan Ibnu mengucapkan terima kasih pada Ikshan.
9.5K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as ibu kian santang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status