Di balik Kematian Adikku
Biar cepat katanya, karena Aida kecil jalannya lambat dan kadang rewel.
Kutatap Aida yang sedang makan. Belepotan. tak sadar aku mengelus kepalanya. "Siapa yang tega memperkos*mu Aida ..." Gumamku lirih.
"Akk, uhh, akk."
Seperti tahu isi hatiku, Aida menoleh dan melihatku. sambil berkata tidak jelas, dia mengusap pipinya sendiri. Aku mengerti maksudnya. Aida bertanya mengapa aku menangis. Hidup bertahun-tahun dengan adikku yang berkebutuhan khusus, membuatku mengerti bahasa dan maksud Aida. Oh ya, Aida tidak menggunakan bahasa isyarat. IQ nya terlalu rendah untuk mempelajari bahasa isyarat.
Bab Populer