DINODAI SEPUPU
Hana heran mendengar suara panik Bara.
“Nggak apa-apa. Pengen nelepon aja. Jam berapa ketemu teman?” Bara ingin memastikan waktu pertemuan Hana dan Rey.
“Suara Abang kek orang panik. Abang nggak apa-apa, ‘kan? Oh, ya … sepuluh menit lagi, aku pergi.”
Bara terharu mendengar perhatian Hana. “Abang baik-baik aja, Sayang. Oh, perginya lebih cepat, ya?”