Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PUDAR

PUDAR

Gadis itu perlahan menerobos hujan dengan payung yang ada dalam genggaman tangan kirinya sembari memegang White Coffee rasa original dalam kemasan cup. Kamera meng-shoot ekspresi Alan yang terpaku pada kemasan baru White Coffee dalam cup yang dibawa Kirana Larasati sembari menerobos hujan dengan payung berwarna coklat. Alan bergegas menyamai langkah gadis itu. Satu tangan Alan meraih gagang payung dan satunya lagi terpaut untuk menggenggam kemasan baru White Coffee dalam cup yang dibawa Kirana Larasati. Keduanya pun saling bertatapan di bawah naungan payung coklat. Tawa ceria pun mengembang menyusul kemudian.
145 viewsOngoingAdded to Library 3 Times as apotik panda
Read
+Library
NAUGHTY BABY ON MY BED

NAUGHTY BABY ON MY BED

ucap Alexa sambil menunjuk seekor Panda yang tampak lahap memakan batang bambu muda. “Karena nutrisi yang terkandung di dalam batang bambu muda itu sangat sedikit, sehingga Panda memerlukan banyak batang bambu untuk ia konsumsi,” ujar Kenzo memberikan penjelasan dengan sabar seolah ia sedang berbicara dengan Crystal, keponakannya. “Apa dia hanya memakan bambu muda?” “Ya.” “Kenapa bukan wortel saja?” Kenzo terkekeh. “Karena dia bukan kelinci,” jawabnya dengan nada geli.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as apotik panda
Read
+Library
Diuber Janda

Diuber Janda

Ririn lemas, pandangannya tiba-tiba saja menggelap. Bayi sudah dibersihkan dan dipakaikan bedong berwarna biru motif ikan paus. Bayi itu berwajah tampan. Perpaduan wajah Ririn dan juga Amin. Rambutnya tebal dan hidungnya juga tinggi. Amin tak bosan melihat bayinya yang masih terlelap di dalam box bayi.
10118.8K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as apotik panda
Read
+Library
Fantazia

Fantazia

balasnya sambil menyodorkan sebungkus obat. “Apakah ini ampuh untuk menghilangkan sakit kepala?” “Iyaa, ini adalah obat terbaik yang ada di sini,” jawabnya yang entah kenapa terdengar ketus di telinga ku. “Ahh okee, berapa semuanya?” ucapku sambil mengambil kartu. “Sepuluh dollar tuan.” Apa obat bisa berharga semahal ini, tak ku sangka akan semahal ini, tidak apa-apa lah ini juga untuk kesembuhan Ayah.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as apotik panda
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

“Iya, mereka memang melakukan itu. Aku pernah ngelihat Mutia pas dia pakai celana pendek dan yah, aku ngelihat tanda penyatuan jiwa itu di pahanya. Awalnya aku kira itu cuma tatto.” Kini kedua remaja itu hanya bisa bengong. Sirius hanya meringis ketika melihat ekspresi mereka berdua. “Aku kira Namika udah tahu lho, kalau tanda penyatuan jiwanya Mutia itu ada di pahanya.” “Aku bener-bener enggak tahu!” ucap Namika. Dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan tatapannya kembali ke ponselnya.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as apotik panda
Read
+Library
Mr. Walter Pangeran Api Biru

Mr. Walter Pangeran Api Biru

ucap Nick seraya menuntun wanita itu masuk ke dalam ruang laboratorium. "Lain kali hati-hati," imbuhnya sembari menempelkan kain yang sudah dibasahi dengan larutan Natrium Chloride yang sering disebut PZ dalam istilah medis. Nick, pria berkacamata oval itu terlihat telaten merawat tangan wanita yang sebenarnya belum dikenal. "Ma-Maaf! Tadi Aku buru-buru karena terlambat menghadiri kelas," bantahnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as apotik panda
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Langit pun seperti memberikan firasat akan adanya kegelapan, tangisan air mata, dan rasa duka yang mendalam yang akan di rasakan Clarissa. Tepat hari ini orang tua Clarissa harus pergi, mereka akan menaiki bis menuju Pekalongan. Rencananya kedua orang tua nya akan menginap satu malam di Pekalongan, besok selesai acara orang tua Clarissa akan langsung pulang kembali. Ibu sudah mempersiapkan semua kebutuhan mereka selama perjalanan dan acara di sana.
2.3K viewsOn holdAdded to Library 53 Times as apotik panda
Read
+Library
Kinan

Kinan

"Apa tak ada seorang pun pria yang telah berhasil membuat jantung berdebar?" Kinan telah selesai mendandani dirinya. "Ada," katanya tampak berpikir. "Siapa?" tanya Andini penuh harap. "Anjing milik tetangga baru kita," balas Kinan seraya melangkah ke luar kamar. Ia tertawa saat mendengar suara teriakan kesal Andini dan menghampiri ibu yang sepertinya tengah mengobrol di luar. "Ibu?"
108.2K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as apotik panda
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Hari sudah pukul sebelas malam, Alina dan Celine pun terlelap di kontrakan yang berukuran kecil itu. Mengenai klien dari Jepang, Ferdi telah berhasil membujuknya agar nama perusahaan yang dipegang oleh Justin tidak di-blacklist. Mendengar kabar baik ini, Justin merasa cukup lega. Tapi di sisi lain, Ferdi sangat bingung karena pria itu masih memiliki perihal utang pada Madam Aurora, pemilik klub Butterfly. Kebiasaan Ferdi gonta-ganti wanita membuatnya terjun ke dalam dunia malam. Uang yang dihabiskan dalam satu malam sangat fantastis, apalagi jika memilih klien dari VIP, sangat menguras kantong. Mengenai kasus Justin di sebuah klub, Madam Aurora akan melelang Justin malam itu, tetapi seseoran
782 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as apotik panda
Read
+Library
DIPTA

DIPTA

Aku panda? Aira kecil mengangguk. “Iya. kamu lucu kayak panda.” dan mereka tertawa sederhan tidak ada beban, tidak ada jarak. Hanya rasa nyaman yang waktu itu mereka tidak perlu mengerti kenapa bisa ada. Di mobil sekarang Dipta yang dewasa menarik napas pelan. Matanya masih tertuju ke luar, ke arah Aira dan Askara, pikirannya sudah jauh ke belakang.
10896 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as apotik panda
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status