Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintaku Mati Bersama Kontrak yang Usai

Cintaku Mati Bersama Kontrak yang Usai

sumpah Zoya. Tamara pun tersenyum dan berkata, "Nggak apa-apa. Dia hanya masuk lewat pintu depan, tapi nggak tahu aku tinggal di blok dan unit mana. Jadi, dia pasti akan meneleponmu lagi. Tapi, kamu nggak boleh memberitahunya." Zoya segera menganggukkan kepala. "Carlos mungkin akan membeli Kompleks Sunshine. Kalau dia sudah jadi bos di sana, dia pasti akan tahu aku tinggal di mana," kata Tamara sambil menghela napas.
9.6184.4K viewsCompletedAdded to Library 6.5K Times as tamora square
Show Reviews (30)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Adinri Rizki
Ceritanya seru dan mampu membangkitkan berbagai emosiku, selain itu disetiap halamannya selalu berakhir membuatku penasaran utk segera menggeser halaman berikutnya. Good job author, keep up the good work :)
Read All Reviews
Happy Ending

Happy Ending

Setelah bermapitan kepada bibi Harry, Tamara langsung saja berjalan keluar dari gerbang rumahnya menghampiri mobil yang ia pesan secara daring. Mobil itu melaju membawanya melewati ladang dan juga perkebunan anggur yang luas, tempat ia tinggal bersama Damian memang berada dipinggir kota dimana lingkungan masih lebih asri dengan banyaknya pepohonan dan perkebunan. Bisa ia perhatikan dengan jelas saat Tamara menurunkan kaca mobil diluar sana beberapa petani memetik hasil tanaman mereka yang sudah siap, dengan sinar matahari sore yang sudah tidak begitu Terik disertai dengan udaranya yang sejuk. Tamara bisa merasakan perasaan para petani buah dan sayur itu saat mereka dengan wajah bahagia memet
103.1K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as tamora square
Read
+Library
TARO

TARO

Sejak SMA mereka telah bersama, dan semoga selamanya tetap bersama. “Tadi cari makan siang kemana?” “Ke coffe shop baru yang ada di ujung Jalan Morotai.” “Enak?” Pertanyaan Nina mengingatkanku akan satu cup minuman Taro yang membuatku nyaris tak mau merhenti menyeruputnya. Itu adalah minuman dengan rasa terbaik yang pernah aku cicipi. Oke, meskipun posisinya tidak akan mampu menggantikan kebutuhan air putih.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as tamora square
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Istri Tuan Mafia Kejam

Terpaksa Menjadi Istri Tuan Mafia Kejam

sapa Mack saat berpapasan dengan Tamara. " Sore. " Tamara tebak mungkin ada hal penting yang perlu dibicarakan, dia memilih untuk menghampiri Dame yang sedang memetik bunga tulip tak jauh dari sana. " Waw, bunganya benar-benar indah. " Bunga disana sedang bermekaran, suasana sore yang teduh begitu cocok untuk memanen bunga-bunga itu. Beberapa akan dipindahkan ke tempat yang lebih luas, dan yang lain biasanya akan dipajang didalam ruangan.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as tamora square
Read
+Library
Dara  Amara

Dara Amara

Meyliyani Jessika Maramisasrama daraoh daraayahmulirik asmara
Persimpangan yang ramai akan lalu lalang kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Beberapa bus juga seringkali lewat.Adara menopang dagunya.Melihat sudut-sudut jalan. Tidak dia temukan lagi sosok anak kecil itu. Mata Adara menelusur ke arah trotoar namun,nihil anak kecil itu tidak ada. (Disebuah kamar mandi) "Iya sayang,aku bntar lagi otw kok." "Iya iyaa kamu makam aja dulu ya"
103.6K viewsOn holdAdded to Library 112 Times as tamora square
Read
+Library
Menikahi CEO Philophobia

Menikahi CEO Philophobia

ucapnya sembari menyodorkan benda pipih berwarna hitam kepadaku. "Ini kartu namamu?" Aku membaca seksama yang tertulis di kartu berwarna hitam dengan tinta abu-abu bertuliskan namanya. Gavin Narendra Tama. "Ya. Hubungi aku jika kau berubah pikiran. Sekarang bersiaplah, aku akan antar kau pulang."
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as tamora square
Read
+Library
Kupu-Kupu Malam Tuan Muda Cahya

Kupu-Kupu Malam Tuan Muda Cahya

Untuk sementara waktu, ia cuma mengikuti Hendra dari belakang. Hendra mengajak Tamara berkeliling rumah sembari menjelaskan tempat-tempat yang boleh ia masuki dan tidak. Salah satu tempat yang tidak boleh Tamara injak adalah ruang kerja Dmitri, basement, dan lantai 3. Selebihnya, Tamara bebas ingin pergi kemana saja.
775 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as tamora square
Read
+Library
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Berhenti tepat di depan Booth container Royal Halal Grill dan memesan salah satu menu-nya; Chicken tikka over rice. Selanjutnya berjalan menelusuri setiap sudut perkotaan seorang diri. Mengamati gemerlapnya cahaya New York di malam hari. Muda-mudi tampak berlalu lalang ke sana kemari. Terus berjalan hingga ke persimpangan jalan utama. Menuju kawasan West 42nd dan West 47th street. Kawasan yang dikelilingi Theatre District mencakup blok-blok dari timur ke barat antara Sixth Avenue dan Eighth Avenue, serta antara West 40th dan West 53rd Street dari utara ke selatan. Kawasan ini merupakan bagian sebelah barat dari distrik bisnis dan perdagangan yang disebut Midtown Manhattan.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as tamora square
Read
+Library
Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda

ujar Bimo tegas. “Sebentar, apa maksudmu jika Mas Tama ke kebun bunga, dan untuk apa dia ke sana?” timpal Dona yang sedari tadi diam menyimak pernyataan Bimo. “Tuan Tama memang ke kebun bunga milik Nyonya Kamila, sekalian untuk mengecek bunga mawar yang sudah ditanam,” jelas Bimo.
1072.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as tamora square
Read
+Library
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Berikan apa yang dia inginkan, tetapi pastikan dia membayar kembali sekecil apapun yang dia ambil," ucap Mahesa. Mendengar ucapan ayahnya, Ammar dan Mayang saling bertukar pandangan lalu tersenyum seraya merasakan rasa kemenangan yang menyelimuti hati mereka. *** Lilly tengah sibuk melayani pelanggan yang membeli bunga, akhir-akhir ini memang pemasukan ditoko sedikit menurun dibanding bulan lalu. Toko bunga itu tampak menawan dari kejauhan, dengan berbagai jenis bunga berwarna-warni yang tersusun rapi di etalase. Aroma yang memenuhi udara di sekitarnya mengingatkan pada kesegaran dan keindahan alam. Begitu memasuki toko, pengunjung disambut oleh suasana yang hangat dan nyaman.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as tamora square
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status