GARIS PATAH LOGIKA
Napas Anya tercekat.
"Kita akan menamakannya,"—Pak Wira berhenti sejenak, seolah sedang merasakan kata-kata itu—"'Warisan Ombak: Sebuah Jawaban untuk Salima Wijaya.'"
"Kita tidak akan hanya memajang sepuluh lukisan ini," lanjutnya, semangatnya kini terlihat jelas. "Kita akan memajang semuanya. Di dinding utama, kita akan memasang cetak biru dan rendering 3D dari 'Sanggar Salima' yang dirancang oleh rekanmu ini. Di sudut, kita akan memutar video pendek tentang perjalanan kalian, tentang tebing itu. Kita tidak menjual lukisan, anak-anak. Kita menjual sebuah cerita. Kita menjual sebuah mimpi."
Sikat na Kabanata