Antara Aku dan Adik Tiriku
Seolah tak ada tempat yang mengerti dirinya.
"Mengapa hidupku seperti ini?" gumam Syaqila, meratapi hidupnya yang jadi tak menentu. Dia memiliki tubuh dan kehidupan. Tapi dia tidak bisa bergerak sesuai kehendaknya. Semua alur, semua sikap, semua langkahnya, sudah diatur oleh orang lain. Keinginannya tidak dianggap. Suaranya tidak didengar.
Ponselnya berdering. Mata Syaqila bergulir menatap benda persegi yang ia simpan di nakas. Tangannya terulur mengambil benda itu, lalu meletakkannya di samping telinganya.