CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN
Saat itu Dinda masuk menyajikan lemon hangat dan kopi, meletakkan cangkir lemon hangat di depan Kartika dan sarah serta kopi di hadapan Bima dan Iskandar.
"Kenapa, sih, Mama suka banget nyuruh aku nikah? Udah punya cucu dua, masih kurang?" Bima mulai tidak bisa menahan rasa kesalnya. Dia mengambil cangkir kopi yang baru dihidangkan Dinda dan menyesapnya, tapi sedetik kemudian dia meludah. "Ini apaan, sih? Manis banget. Lo bikinin lagi yang baru! Jangan pake gula!"