Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Dia juga melemparkan tangan Satria yang diletakkan di punggungnya, dengan mata merah dan basah penuh kebencian. Tetapi, anakku, bukankah kamu paling benci jika aku ikut campur dalam hidupmu? Bukankah kamu selalu merasa aku seperti orang gila, dan berharap aku berada sejauh mungkin darimu? Kenapa kamu, yang begitu menginginkan kematianku, malah jadi begini setelah keinginan itu menjadi kenyataan? Mertuaku duduk di samping dengan rasa bersalah. "Aku juga nggak tahu, penyakit ini bisa membuatnya meninggal begitu saja ...."
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Cukuplah Awan mengingatku sebagai wanita yang pernah menyakitinya dan berharap, dengan itu Ia bisa melupakanku. Hiksss.. tapi, Aku juga takut kalau tidak ada seorangpun yang akan mengingatku kelak. Tidak ada yang lebih menyakitkan, selain kematian tanpa pernah dikenang dan jadi terlupakan. Apa setelah Kita mati, semua kenangan tentang diri Kita juga akan ikut mati ?
8.9356.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai ingat mati ingat sakit
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Bukan Suami Biasa

Bukan Suami Biasa

Sakit! Remuk dan terkoyak, mana yang lebih baik? Keduanya sama menyakitkan dan sama menyiksa. Satu paduan rasa yang membuat orang ingin bercumbu dengan kematian dan meninggalkan hidup. Dan jika sekarang Emily masih bertahan untuk hidup, itu karena dia takut pada kematian. Bukan karena dia hebat, secepat itu bisa berdamai dengan kenyataan.
9.6286.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
A Wife's Diary

A Wife's Diary

Rasa sakit, takut dan sedih bercampur menjadi satu. Aku sudah menyerahkan hidup dan matiku kepada Rabb ku. Apapun yang terjadi itu pasti adalah yang terbaik untukku. Bukankah lebih baik meninggal saat melahirkan dan sahid, daripada harus merasakan sakitnya dikhianati kedua kalinya? Aku terus beristighfar sepanjang jalan. Mobil ambulans melewati beberapa mobil yang lain, melaju secepatnya menuju rumah sakit terdekat.
7.712.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Mungkin Allah memberi teguran lewat sakitnya ini, supaya Ibu bisa jauh lebih baik lagi bersikap dan berbicara untuk ke depannya. Manusia tidak ada yang tahu, kapan ia akan sakit dan kapan ia akan mati. Keduanya sudah menjadi ketentuan Yang Maha Kuasa. Kita tinggal menunggu waktunya saja. Sementara menunggu waktu tersebut, gunakan sebaik mungkin untuk hal-hal yang baik, tanpa menyakiti sesama manusia. "Semoga lekas sembuh ya Ibu " doaku. ___________
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
Istri manis Jenderal Perang

Istri manis Jenderal Perang

Dimana saat-saat menjelang kematian yang begitu menyakitkan dan tak tertahankan. 'apakah aku akan mati hari ini?' Saat rasa sakit telah menguasai pikirannya, Ayudisha perlahan menatap keatas dengan putus asa. Bahkan saat sakit seperti ini, tak ada satupun manusia yang datang untuk menemaninya. Itu membuat Ayudisha menangis dan tersenyum miris. Ia kasihan pada dirinya sendiri. 'mungkin ini akhir yang pantas untukku'
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
Istri untuk Suamiku

Istri untuk Suamiku

“Di dunia ini tidak ada yang sia-sia selagi kita mau mencoba, mau berusaha tetap ikhtiar, jangan dulu putus asa, jangan dulu menyerah sebelum kita mencoba.” “Iya dok kata-kata dokter itu selalu aku ingat, ya kadang sedikit down ketika rasa sakit itu mulai menyerang rasanya detik itu juga aku seperti akan dipanggil Allah.” “Kematian memang kepastian, kita semua akan mati tapi ikhtiar terhadap sebuah penyakit juga suatu keharusan bukan?” “Kau benar, Dok.”
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Dicampakkan Setelah Malam Pertama

“Aku nggak tahu apakah sakitmu sekarang sebanding dengan sakitku di masa lalu. Karena yang aku tahu, aku dulu bahkan ingin sekali mati.” Permata menatap dinding putih di depannya seolah dia sedang menonton adegan lima tahun yang lalu. Kini memorinya seolah terus memutar adegan demi adegan yang pernah dialami. Rasa sakit itu, kecewa, putus asa, semua bercampur menjadi satu menyelubungi Permata tiada ampun. “Sudahlah, kamu nggak perlu tahu bagaimana aku dulu merasakan sakit itu. Karena kamu nggak akan bisa membayangkannya. Sudah malam. Aku harus istirahat.”
8.8155.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati Sang Raja

Tawanan Hati Sang Raja

Rasa sakitnya jelas lebih tidak tertahankan dari sebuah kematian. tbc
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
1001 Reinkarnasi Dewi Bulan Merah

1001 Reinkarnasi Dewi Bulan Merah

Sakit yang di alami Putri Tertua adalah karena ingatan-ingatan yang memasuki kepalanya, setiap siksaan setiap derita yang di terimanya hingga kematiannya. "Aku terlahir kembali hahahah, aku terlahir kembali, aku akan memastikan kalian semua menderita." Terlihat tekat kuat di mata Putri Tertua. Dia kemudian merasa saku pakaiannya terasa lebih berat. "Ahh, cermin Apa ini?," Putri Tertua menyentuhnya dan kesadarannya menghilang lalu tiba di dalam cermin.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai ingat mati ingat sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status