Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Ketika Dia Menghamili Wanita Lain, Aku Memilih Berpisah

Ketika Dia Menghamili Wanita Lain, Aku Memilih Berpisah

Di kalangan orang kaya di Kota Beishka, ada sebuah rahasia yang diketahui semua orang. Putra mahkota keluarga terpandang, Nigel, sangat mencintai istrinya. Namun, dia juga gemar mencari sensasi di luar. Dia memanjakan para gadis itu tanpa batas, sanggup memberikan apa pun yang mereka inginkan. Hanya ada satu pantangan. Mereka tidak boleh sampai membuat keributan di hadapan istrinya. Semua orang tahu, istrinya adalah wanita yang telah dia cintai selama sepuluh tahun dan baru berhasil dia nikahi setelah mempertaruhkan hampir separuh hidupnya. Nigel pernah berkata, jika istrinya meninggal, dia juga tidak akan memilih untuk tetap hidup. Namun kali ini, gadis itu sama sekali tidak patuh. Dengan mengandalkan kasih sayang Nigel, dia sengaja datang mengusikku. Dia mengirimiku sederet foto kondom, disertai foto wajah seorang pria yang sedang tidur dengan tenang. "Bu Millea, yang rasa stroberi bertekstur itu menggairahkan sekali. Aku sampai mengerang semalaman. Apa Pak Nigel pernah pakai kondom begitu sama kamu?" Saat itulah aku baru menyadari. Pemuda yang dulu seluruh hati dan pandangannya hanya tertuju kepadaku, kini telah memberikan cinta untukku, tetapi memberikan hasratnya kepada wanita lain. Aku menatap foto-foto itu hingga air mataku benar-benar habis. Lalu, aku menyusun surat perjanjian perceraian dan membubuhkan tanda tanganku di atasnya. Saat aku berbalik, Nigel yang berusia 17 tahun berdiri di belakangku, menatapku sambil berlinang air mata.
1.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 61 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Pemaksaan Ekstraksi Ingatan, Dia Ambruk Mengetahui Faktanya

Pemaksaan Ekstraksi Ingatan, Dia Ambruk Mengetahui Faktanya

Sahabatku, Vina, diperkosa lalu bunuh diri dengan melompat ke sungai. Aku adalah satu-satunya orang yang tahu siapa pelakunya. Namun, akulah yang menutupi kejahatan orang itu dengan tanganku sendiri. Ibu Vina sampai berlutut dan memohon kepadaku, tetapi aku langsung berbalik pergi dengan wajah dingin. Warga desa memakiku tidak punya hati nurani dan melempari rumahku dengan barang-barang. Tanpa ragu, aku melepaskan anjingku untuk menggigit mereka. Sepuluh tahun kemudian, aku sudah sekarat. Jesslyn, sahabat karib yang telah menghilang selama bertahun-tahun, kini kembali sebagai orang terkaya nomor satu di negeri ini. Hal pertama yang dilakukannya adalah menyeretku ke kursi pengadilan memori. Itu adalah alat yang biasanya hanya digunakan untuk para terpidana mati. "Qaila, kamu ini binatang yang melindungi pemerkosa! Aku dan Vina benar-benar buta sampai anggap kamu sebagai teman!" "Vina sudah mati sepuluh tahun. Selama sepuluh tahun itu pula, kamu membiarkan pelakunya bebas berkeliaran!" "Hari ini aku akan menggunakan alat ekstraksi memori yang kuciptakan sendiri untuk melihat siapa sebenarnya pelaku yang selama ini kamu lindungi!" Saat pelaku yang sebenarnya muncul di hadapan semua orang, Jesslyn justru langsung hancur dan tidak sanggup lagi berdiri tegak. Bahkan lututnya tak kuasa menopang tubuhnya.
15.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 606 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
8.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 289 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Terjebak dalam Fase yang Keliru

Terjebak dalam Fase yang Keliru

Tiga hari sebelum pernikahan, saat aku merapikan barang-barang lama, aku teringat kapsul waktu yang pernah aku kubur bersama Cedrius sepuluh tahun lalu. Namun setelah mendengarnya, wajah Cedrius langsung menegang. Dia menasihatiku agar tidak pergi, sambil berkata, "Sudah terlalu lama berlalu, mungkin sudah digali orang." Aku tidak terlalu memikirkannya dan pergi sendiri ke almamaterku. Tetapi di lokasi penguburan itu, aku justru menggali lima kotak besi dengan ukuran yang berbeda-beda. Dua di antaranya adalah milik aku dan Cedrius yang kami kubur sepuluh tahun lalu, sudah penuh karat. Tiga sisanya, satu juga dipenuhi karat, sementara dua lainnya masih sangat baru. Pada kotak lama itu, terukir nama Rosaline. Di atasnya tertulis: [Cinta rahasiaku adalah kekacauan batin yang hanya kujalani seorang diri. Cedrius, semoga kamu bahagia.] Aku teringat, dia adalah seorang teman sekelas perempuan yang tidak terlalu menonjol, duduk di bangku belakang kami. Sedangkan pada dua kotak yang masih baru itu, masing-masing terukir nama Cedrius dan Rosaline. Tanggal penguburannya adalah hari ini. Pada kotak milik Cedrius tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa memberimu sebuah pernikahan.] Dan pada kotak milik Rosaline tertulis: [Penyesalan terbesar dalam hidupku adalah aku nggak bisa secara terang-terangan mengucapkan kepadamu satu kalimat: Selamat menikah.]
2.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 97 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel

Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel

Aku dan ibu mertuaku pergi liburan, setelah check-in di hotel, kami segera menuju kolam renang hotel. Namun terlihat seorang wanita yang berdandan rapi mengerutkan hidungnya sambil mengejek, "Ini hotel mewah, kok bisa ada orang macam-macam begini, jangan-jangan kalian menyelip masuk cuma untuk menebeng kolam hotel." "Renang sekolam dengan kalian, membuatku takut ketularan penyakit!" Aku dan ibu mertuaku segera kehilangan mood, aku menatap dingin dan berkata, "Kolam hotel itu untuk umum, semua tamu yang menginap boleh memakainya. Kalau kamu nggak suka, bangun sendiri di rumahmu." Wanita itu marah dan mengangkat alis sambil berteriak, "Berani kamu bicara lancang padaku! Tahu nggak, hotel ini milik suamiku, kamar suite terbaik di sini selalu menjadi milikku!" "Aku perintahkan kalian pergi dari sini sekarang juga! Tampang miskin begitu, mengotori air kolam saja, sungguh menjijikkan!" Aku dan ibu mertuaku saling bertatapan. Dari mata ke mata, bisa terlihat emosi dingin kami. Hotel ini memang milik Leonidas, tetapi sejak kapan dia menjadi suami orang lain?
5.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 205 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Setelah berhubungan gelap selama tujuh tahun, Daniel Liman berencana untuk melamarku pada hari perilisan resmi album ulang tahunnya. Pada saat acara ulang tahun, Daniel malah secara terbuka mengundang komposer bernama Yuna Fadian untuk bekerja sama dengannya. Aku mengikuti Daniel untuk meminta penjelasan darinya, tetapi malah mendengar suara senda gurau mereka dari luar ruang istirahat. “Niel, kamu cukup setia sama cinta pertamamu. Begitu dia pulang, kamu pun nggak sabaran mau kerja sama dengannya. Hanya saja, gimana rencanamu untuk mengatasi putri dari Keluarga Luandra itu? Dia sudah menulis begitu banyak hasil karya buat kamu. Apa dia bisa menerima hasil akhir ini?” Beberapa saat kemudian, seseorang berkata dengan tersenyum, “Sejak awal, Nadya hanyalah pengganti yang dicari Niel saja. Sekarang, tokoh utama sudah kembali. Sudah seharusnya si pengganti kembali ke asalnya. Gimana menurutmu, Niel?” Selanjutnya, terdengar suara “emm” ringan.
5.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 185 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
1.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 38 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Pernikahan Tanpa Anak, Suamiku Menghamili Cinta Pertamanya

Pernikahan Tanpa Anak, Suamiku Menghamili Cinta Pertamanya

Saat kembali setelah merantau di luar negeri selama setahun, aku mendapati suami yang dulu sepakat hidup tanpa anak denganku ternyata sudah memiliki anak dengan cinta pertamanya. Aku membuat keributan besar dengannya, tetapi ekspresinya malah terlihat tenang. "Suaminya Karlina nggak bisa punya anak. Dulu dia yang menemaniku melewati masa-masa kelam itu, sekarang aku harus balas budi padanya," kata suamiku. Bahkan mertuaku pun membujukku, "Punya anak bisa untuk menemani masa tua. Kamu anggap saja itu anakmu sendiri, saat kamu tua nanti juga jadi ada yang merawatmu, 'kan?" Saat menatap Yunda, aku hanya merasa sangat tersiksa. "Aku bisa membesarkan anak itu, tapi kamu harus memutuskan semua hubunganmu dengan Karlina. Ini batasanku." Namun, Yunda malah langsung melemparkan surat perjanjian cerai untuk mengancamku. "Aku dan Karlina adalah orang tua kandung anak itu. Aku nggak sanggup memisahkan anak kami dengan orang tua kandungnya." "Baiklah. Kalau begitu, kita cerai saja," balasku.
1.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 22 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak

Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak

Suami yang telah menikah denganku selama lima tahun, ternyata adalah pewaris keluarga mafia, Keluarga Leis yang selama ini terasing. Di hari dia dijemput kembali oleh keluarganya, dia menggandeng Justin, putra kami dan Vinnie, cinta pertamanya menuju mobil mewah seharga miliaran. Sambil mengerutkan kening, dia berkata padaku, “Sofia, aku hanya persiapkan untuk membawa Vinnie dan Justin. Kamu tunggu di sini dulu. Tunggu posisiku stabil di Keluarga Leis, baru akan datang menjemputmu.” Aku mengangguk dengan tenang dan menuruti pengaturannya tanpa komentar. Karena aku tahu meski memaksakan diri untuk mengikutinya, pasti tidak akan berakhir dengan baik. Di kehidupan sebelumnya, aku menangis dan meronta-ronta untuk ikut dengannya. Roy yang merasa terpaksa, akhirnya membawaku pulang ke kediaman Keluarga Leis. Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan sebentar. Vinnie menjebakku dengan tuduhan bahwa aku membocorkan rahasia Keluarga Leis. Berdasarkan aturan keluarga, aku pun dijatuhi hukuman mati. saat putusan dibacakan, Justin berteriak dengan mata berkaca-kaca, “Aku benci denganmu! Kalau saja kamu nggak memaksa untuk ikut pulang, aku nggak akan punya ibu pengkhianat dan sudah punya ibu yang lebih baik sejak awal!” Seketika, hatiku benar-benar hancur. Kini, setelah terlahir kembali ke masa sebelum suamiku dijemput keluarganya, aku memutuskan untuk melepaskannya. Aku tidak akan lagi menjadi penghalang bagi kebahagiaan sepasang ayah dan anak itu.
3.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 82 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

Merelakan Cinta Pertama, Menerima Perjodohan yang Ditetapkan

"Pa, Ma, aku sudah setuju pulang ke kampung halaman untuk ikut perjodohan dan menikah. Aku akan pulang akhir bulan ini." Awal musim semi, udara masih dingin. Sambil membuka pintu, Kathleen berbicara di telepon. Suaranya yang lembut hanyut bersama hujan yang deras. Dia merapatkan kerah bajunya, lalu mendengar kedua orang tuanya di seberang telepon menghela napas lega. "Kathleen, kesehatan Papa dan Mama makin menurun beberapa tahun ini. Kami cuma berharap kamu bisa segera berkeluarga. Bagus kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Nanti setelah kamu pulang, Ibu akan minta Tante Olivia atur beberapa calon yang cocok untuk kamu temui." Mendengar orang tuanya sudah mulai mengatur semuanya, tatapan Kathleen sedikit bergetar, seolah-olah belum sepenuhnya sadar. Setelah berbasa-basi beberapa kalimat lagi, telepon pun ditutup. Dia melirik rumah itu sekilas, lalu kembali ke kamar dan mulai membereskan barang-barangnya.
3.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 77 fois en tant que injustice plot
Read
+Librairie
Dernier
1
...
3435363738
...
50
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status