تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Menantu yang Sengaja Dibuang

Menantu yang Sengaja Dibuang

"Ehem, tapi kamu jangan GR, ya, kami itu ke sini bukan mau minta kamu rujuk sama Agha, rumah kamu ini belum ada apa-apanya sama rumah-rumah Karin. Ditambah lagi, jangan lupa tuh, kamu kan gak bisa kasih keturunan, jadi ya udah terima nasib saja. Walau berada di rumah mewah, tapi gak laku. Janda diselimuti nestapa. Hahaha." Widya dan ManMer tertawa bersama, aku membalas dengan senyum malas. Mereka tidak tahu saja, bahwa rahimku tidak bermasalah. Padahal sejatinya, anak dan mereka sendiri lah yang menjadi sumber masalah selama ini. "Emm, Buk. Mutia pernah denger kalau rumah yang pernah Mutia tinggali itu tidak ada sertifikatnya, ya?" "E-em ... eng ... a .. gimana, Wid?"
1079.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 3.0K مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal

Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal

Di layar ponsel Lila, konten kreator itu tampak tersenyum hangat sebelum memulai pemaparannya. “Bagi para pekerja muda, terutama yang masih single, sering kali muncul dilemma, lebih baik membeli rumah atau mobil terlebih dahulu? Mari kita lihat perbandingannya. Rumah adalah aset jangka panjang. Harganya cenderung naik setiap tahun, dan bisa menjadi investasi yang sangat berharga di masa depan. Apalagi, memiliki rumah berarti kamu punya tempat tinggal yang stabil.
9.9271.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 6.5K مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
عرض التقييمات (41)
قراءة
+مكتبة
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga dan ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
قراءة كل التقييمات
Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

Mobil mewah, AC dingin, jok empuk, sangat jauh dari motor butut atau angkot yang biasa dia naiki. Mereka mulai memasuki kawasan Bukit Mutiara, daerah elite dengan gerbang keamanan ketat, pagar tinggi, dan rumah-rumah mewah bergaya minimalis modern. Halaman luas, kolam renang, mobil-mobil mewah di garasi. "Ini daerah tempat tinggal pejabat dan pengusaha kota," jelas Clarissa seperti tour guide. "Ayah saya sudah tinggal di sini sepuluh tahun."
3.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 77 مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Daughter For Sale

Daughter For Sale

Rumah itu tampak cantik dengan halaman yang luas dan juga tanaman yang terawat. "Enak sekali bapak kamu, Ta. Kita hidup luntang lantung, dia malah tinggal di rumah bagus kaya gini!" Tuti menggertakan giginya geram melihat kesenangan Andi hidup di rumah yang nyaman. Berbalik dengan dirinya dan Gita yang tinggal di kontrakan petakan kumuh. "Gita pengen tinggal di sini, Bu!" Gita merajuk pada Tuti.
102.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 75 مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Cinta Sagita

Cinta Sagita

~Sebuah cerita, sebuah pencerahan. Sebuah cerita, sebuah kesempatan. Kesempatan untuk mengambil pelajaran~ Cika dan Risa tinggal di sebuah rumah kontrakan yang jelas cukup luas jika ditinggalin dua orang saja. Ada 4 kamar tidur, sebuah ruang tamu, dapur, teras dan bahkan perkarangan belakang yang cukup luas. Sagita menarik napas dalam-dalam. Sudah ada rencana dalam kepala Sagita Tetang apa yang akan dia lakukan di rumah ini. Lebih dekat pada Tuhan.
1014.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 297 مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

“Kamu suka tinggal di sini?” Kami baru saja menjejak kaki di rumah baru hadiah dari bapak mertua untukku. Rumah yang indah dengan taman bunga dan kolam pancuran di halaman. Furniture modern melengkapi di setiap sudut ruang. Tembok didominasi cat warna putih yang melambangkan kesucian. Lampu-lampu gantung dengan kristal mahal menambah aura kemewahan.
1031.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 1.2K مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Racun Mulut Tetangga

Racun Mulut Tetangga

ucap bu Mutia. "Lah ya biarin aja bu mungkin nanti kalau punya rumah biar nggak usah beli perabot lagi," balas bu Arum. "Bukannya nabung buat beli rumah dulu, perabot mah bisa nyusul," sahut bu Mutia. Dasar ibu-ibu mau masih ngontrak kek mau punya rumah sendiri mau beli perabot yang dipengen ya sah-sah saja selama tidak merugikan tetangga iya toh.
1042.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.1K مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

kata Pak RT. Mutia segera mengemasi pakaiannya. Barang-barang yang lain tidak dia bawa, karena rumah ini merupakan rumah suaminya. Rumah yang dibangun sebelum menikah dengan Mutia.Tidak ada yang membela Mutia dari pihak keluarga suaminya sudah tidak mau tahu. Sedangkan Mutia merupakan pendatang di desa itu. Dia tinggal di desa itu karena ikut dengan suaminya. Mutia berjalan keluar rumah. Nampak banyak warga masih didepan rumah ada ibu mertuanya.
1010.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 344 مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

katanya, "atas kemurahan hati Tuan, kami juga memohon saran... soal rumah-rumah kami. Seperti yang Tuan janjikan." Raka tersenyum ramah. Ia berdiri, tangan bersilang di dada. "Tentu saja," jawab Raka mantap. "Kalian bukan hanya layak mendapatkan bantuan bahan bangunan, tapi juga gagasan yang terbaik. Sebab rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan tempat kehormatan sebuah keluarga dibangun." Warga mengangguk-angguk, sebagian kagum pada tutur kata Raka yang sejuk tapi tegas.
1012.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 448 مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
Ujung Senja

Ujung Senja

“Waktu kita enggak banyak, Ma. Uang kita pun semakin lama semakin berkurang. Kalau enggak cepat, ujung-ujungnya kita enggak bakal dapat apa-apa.” Aku hanya menggaruk kepala. Bagaimana menjelaskannya kepada Mega, bahwa memilih rumah itu tidak sama dengan memilih pakaian. Kalau suka, bisa langsung dibeli. Kita harus punya rasa klik yang kuat. Rumah itu tempat berteduh, tempat pulang, tempat paling nyaman. Apa jadinya jika kita tidak nyaman di rumah sendiri? “Sabar, Meg. Milih rumah itu harus pelan-pelan. Terlebih budget kita enggak banyak.”
108.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 336 مرة ضمن kata mutiara tentang rumah tinggal
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status