Suami Muda Nyonya Ines
tanya Ines, lelaki di depannya memilih bungkam dan menurunkan pandangan.
Ines tersenyum dalam bibir masih terbuka setengah, kemudian mengatupkan bibir dan meluncurkan saliva dalam tenggorokan serasa kering. “Luar biasa, Damian. Kalian benar-benar orang yang luar biasa, karena bisa mempertebal topeng setiap hari dengan kemanipulatifan,” ujar Ines seraya menggeleng. “Aku mohon, jangan pernah mendekati atau muncul di hadapanku lagi, apa pun yang terjadi. Atau, aku akan mempermasalahkan semua ini dan memastikan hidup kalian berada dalam penderitaan. Paling penting, adalah aku akan sangat membencimu ketika kamu berusaha mendekatiku lagi. Ingat itu baik-baik!” peringat tegas Ines, menunjuk lawan b
Hot Chapters