Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anneth

Anneth

Terhenti sesaat, Anneth menelisik dengan cermat raut wajahnya di cermin. Tanpa disadarinya, pipinya memerah bak setangkai bunga kuncup yang mulai bermekaran. Anneth mengagumi riasan make up yang terpoles di wajah mulusnya. Seorang make up profesional telah memoles wajahnya dengan begitu sempurna sehingga aura kecantikannya terpancar.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Sambil membelakangiku dia menjawab, "Perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan darah untuk pasien di rumah sakit. Semua bawahanku memiliki golongan darah berbeda-beda dan membuat perusahaan ini memiliki persediaan darah yang lengkap. Mereka bukan bersikap aneh, tapi bersikap menghormatiku. Cewek yang menangis itu adalah salah satu penyedia modal perusahaan ini. Dia tidak terima aku tidak membantunya." Aku mendekati Fernan, dan ingin tahu gadis itu ingin minta tolong apa? dan jawaban pertanyaanku tentang sikap aneh bawahannya masih belum membuatku puas. Tapi saat aku ingin bicara Hpku berbunyi, dari nomor tidak di kenal, "Hafaa kamu di mana? Teman sekolah sudah lama pulang. Ibu mengkhawat
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

heran Gino “Ada keperluan jadi gak bisa.” “Cielah, keperluan apa lo Kak? Pacar aja gak punya. Sok - sokan ada keperluan,” ejek Gino “Temen pacar lo kecelakaan, kebetulan gue ada di sana. Gue bawa dia kerumah sakit dan antar dia pulang.” terang Agarish “Temen pacar gue? Pacar gue Tiara, temennya Aira. Aira dong? Berarti yang kecelakaan Aira?”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Laurene

Laurene

Di mata Laurene Shawn adalah cowok yang sempurna dan ia pun mulai mengaguminya, tapi itu ternyata hanyalah sebuah kesalahan. Shawn ternyata adalah seorang pecundang. Benar-benar sulit dipercaya, terbayang beberapa hari yang baru dilaluinya bersama Shawn, semuanya begitu tak bercela. Seakan tak percaya akan apa yang sudah diceritakan oleh Sella itu, tapi bagaimana mungkin Laurene tak bisa percaya pada Sella. Laurene pun melihat dengan mata kepalanya sendiri video yang dicuri oleh Sella saat Shawn sedang duduk di pos satpam itu sambil merokok dan bicara dengan temannya ditelpon. Laurene juga mendengar suara obrolan Shawn dengan temannya itu, walaupun kecil suaranya, tapi Laurene dapat mendenga
9.94.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Melinda

Melinda

tanpa memperhatikan nama siapa yang muncul di layar ponselnya. "Halo selamat pagi tuan muda..bagaimana kabarmu pagi ini"terdengar suara pak Hendra Setiawan dari sana.rian segera melihat ke arah melin yang sudah masuk ke dalam kamar mandi..lalu ia agak menjauh dari bilik kamar mandi agar Melinda tidak mendengar percakapan mereka..karena selama ini ada suatu rahasia besar yang belum Melinda ketahui tentang siapa dirinya yang sebenarnya dan siapa sebenarnya juga pak Hendra yang selama ini pmenjadi direktur di perusahaan tempat mereka bekerja..tidak seorangpun yang mengetahui bahwasanya bos besar yang memiliki perusahan Pratama group adalah ayah kandung Rian yang bernama Hadi Pratomo yang merup
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Speranza meneriaki nama ayahnya membuat semua orang tuanya menatap dirinya terkejut. "Berani sekali kau meneriaki nama ayahmu sendiri?!" teriak Caiden tak mampu menahan amarah. Speranza tersenyum miring mendengar perkataan itu. Dengan gerakan cepat Speranza mencekik leher Caiden hingga Caiden terjatuh ke sofa. Istri Caiden—Xaviera berusaha untuk memisahkan Speranza dari Caiden, namun dia kesulitan karena Speranza sangat kuat.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Tidak ada gelombang pengaruh yang kurasakan, tetapi aku bisa merasakan keyakinan untuk menyusup di benakku. “Dengar, Hydenia!” katanya. Ibu jarinya bergerak pelan di pipiku. “Kalau kau memang sebegitu keras kepala ingin merasa bersalah, kalau begitu berhenti menyalahkan dirimu dan mulai lah menyelesaikan masalah ini. Hydenia yang kukenal adalah Pemburu Artemis yang tak kenal takut. Kau adalah satu-satunya orang yang mau berinteraksi dengan kami pada malaikat maut, bahkan mengkritik kami, sementara orang lain ketakutan. Kau tahu kau bisa melakukannya. Aku akan membantumu.”
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 555 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

Ia tidak bisa terima semua penghinaan ini begitu saja. Apa ini juga bagian dari rencana Danu? Apakah ia sengaja memesan makanan ke restorannya, hanya untuk melihatnya di hina seperti ini oleh Andrea dan Salsa yang bekerja di perusahaan Alfarez? Danu, kenapa kau begitu tak punya hati? "Lihat Salsa! Dia menangis!" seru Andrea senang, bahkan mereka berdua bertepuk tangan, saat melihat Dara menangis.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai isa hernaez
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status