Bara Dendam Sang Prabu Boko
Mpu Kumbhayoni menarik napas, kemudian melanjutkan dengan suara yang sekeras baja ditempa, "Dan kau akan mengakuinya, tanpa sedikit pun kegoyahan atau keraguan. Akui, bahwa Ganastri adalah istrimu yang sah, yang selama ini kau sembunyikan dari khalayak atas nama sebuah sumpah purba, sebuah nazar kesetiaan yang mengikat garis darahmu. Kau akan menegaskan bahwa keberadaannya di sini murni urusan pribadimu, demi menuntaskan janji para leluhurmu. Jelas? Tak ada bantahan, tak ada kegamangan sedikit pun dari lisanmu."
Wajah Megarana memucat. "Istri hamba? Gusti Rakai... apakah... apakah aib semacam itu harus melekat pada hamba, hamba yang selama ini tak pernah memiliki ikatan lain selain sumpah pe
Sikat na Kabanata