A Wish
Sambil menggigiti kukunya, gadis itu menggunakan otaknya begitu keras untuk berpikir.
Apa benar itu hanya mimpi?
Lalu mengapa beberapa hal yang dia alami hari ini mirip seperti di mimpinya?
Oke, itu hanya mirip. Anggap saja begitu. Lalu bagaimana jika semua itu benar? Bukankah itu gila? Saat dia mengingat mimpi itu pun, ah tidak, setiap saat mimpi itu menghantuinya. Saat sarapan, saat mandi, saat berberes pun mimpi itu selalu melintas dipikirannya.
Hot Chapters