Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sad Boy

Sad Boy

balas Serra semakin membuatku tak percaya dengan apa yang keluar dari mulutnya. Tapi, itu memang cukup membuktikan jika Bryan bukan lelaki normal. Entah, aku harus bersyukur atau jijik pada keduanya? Rasanya bersahabat dengan mereka, hal yang tak kusangka jika di belakang mereka main gila. "Sayang, aku jijik sama dia. Aku mau pisah dengannya, tapi tidak tahu bagaimana caranya," keluh Serra sembari menggelayut manja.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as it sucks
Read
+Library
Love Affair (Bahasa Indonesia)

Love Affair (Bahasa Indonesia)

Alex's POV They say a few drinks, will help me to forget her But after one too many, I know that I'll never... "Fuck The Script with all their fucking sad songs!" Aku mengumpat mendengar lirik yang dinyanyikan sebuah band amatiran. Pub sialan. Apa mereka ingin semua pengunjung mati bunuh diri di sini? "One more sloki!" Teriakku.
1045.3K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as it sucks
Read
+Library
Suka Tapi Tak Cinta

Suka Tapi Tak Cinta

“GUE JUGA BUKAN ORANG YANG GAMPANG MENYERAH DAN PENGECUT KAYAK LO!.” Chaos. Emosiku semakin terpancing, dan mulai mengeluarkan semua kata-kata yang ada di pikiranku saat itu tanpa menyaringnya lagi. “GUE BUKAN NYA NYERAH. TAPI GUE TAU DIRI. GAK KAYAK LO!” “TERUS APA MASALAHNYA SAMA LO?” “APA!” “YA APA” “APA” “APA”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as it sucks
Read
+Library
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

“Kau benar, sangat sayang. Terlebih memang akulah yang mengejarnya. Tai–” Vincent kembali menenggak minumannya. Terkekeh samar ketika rasa pahit itu terasa sangat tidak nyaman di tenggorokan, dahinya bahkan mengernyit. Sepertinya pria itu baru menyadari jika dirinya baru meminum sesuatu yang seharusnya tidak ada konsumsi. “Tapi aku merasa bosan dan terkekang dengannya.”
1.8K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as it sucks
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Septian meletakkan jasnya ke tubuhku. Aku menggeleng pelan, “tidak perlu, Septian.” Septian kembali ke kursinya dan mulai menjalankan mobilnya, “istirahatlah. Kita akan segera sampai di rumahku.” Kupejamkan mataku sembari menyandarkan kepalaku di jok mobil. Aku sangat tidak menyukai penyakit ini. Karena jarang kambuh, sekalinya kambuh pasti akan sangat merepotkan. Ditambah lagi, aku jarang meminum obat penambah darah. Biasanya aku akan tidur selama sehari penuh dan keesokan harinya, kepalaku sudah tidak pusing lagi.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as it sucks
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Tak ia izinkan dirinya tenggelam sendirian pada rasa sakit yang menikam. Nina mengganti pakaiannya. Menatap diri sejenak pada kaca besar yang memang disediakan di sanggar. "Kamu cantik!" lirihnya. "Tapi kecantikan belum tentu bisa membuat seseorang bahagia," lagi, Nina meratapi diri.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as it sucks
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

sergah Bibi Meyli. "Iya, sana. Tunggu apa lagi." Bibi Andini juga ikut mengusir. Dengan wajah sedih dan putus asa, Gea berlalu dari sana. Masih bisa ia dengar bagaimana mereka benar-benar membuatnya berkeinginan untuk minum minuman tersebut. "Ini enak sekali." "Iya, Ma. Ini manis, sangat cocok diminum di siang hari seperti ini."
9.889.7K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as it sucks
Read
+Library
SENTUHAN HARAM SUAMIKU

SENTUHAN HARAM SUAMIKU

Sentuhan Haram Suamiku [ Jangannnn] [ Memangnya kenapa kalo aku ke rumahmu?] [ Ya ... ga apa-apa sih, nggak enak aja sama tetangga. Kecuali lagi ada suamiku di rumah.] [ Ogah, ah. Suamimu kan ga suka sama aku.]
1061.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as it sucks
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status