Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Magic You

Magic You

"Kenapa rupanya?" Ken sedikit mendekatkan badannya ke arah Cya. "Dia itu suka cewek yang..." Ken menaikkan salah satu alisnya. "Seksi." Bisiknya. Dup "Aduh." Ringis Ken setelah kakinya di pijak oleh Cya. "Sotoy kau." Sambung Cya kesal. "Kau ngak percaya."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Menggoda Ibu Tiriku

Menggoda Ibu Tiriku

"Itu Bu Sierra kenapa?" **
10191.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Oh my boss marry me

Oh my boss marry me

ucap Sofia sontak membuat Ken tertawa terbahak-bahak "kenapa kau tertawa? apa tebakanku salah" "tidak kau benar ko. Lagu itu memang lagu patah hati . Terima kasih ya sudah mendengarkan dan menyukai lagu ciptaanku" suasana diner mereka mencair dengan sendirinya. Sofia dan Ken berbicara banyak hal terutama saat Sofia bertanya kenapa Ken tak menciptakan lagu lagi "aku ingin memberi kesempatan dan membantu orang lain bahwa mereka juga bisa menjadi bintang" jawab Ken berbohong
5.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
love81
kok AQ dukung Mila milih pisah ya, soalnya kshn dia trus dpt mslh, terakhir anaknya diculik dn gila bnget ancemanya, sbg ibu psti trauma lah, kali aja pisahnya sementara yeee kan thoor semangat thorrr...
Baca Semua Ulasan
Boss With Benefit

Boss With Benefit

“Kenapa nggak sekalian beli yang agak gede?” Sorry for typo🖤
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 762 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
WHY ?

WHY ?

Kelly tidak menghiraukan kicauan tak berguna Zen sebelum mendengar ucapan terakhirnya. "Btw, tadi gue liat adek lo yang cakep itu, lho," ungkap Zen. "Bukan Si Kella kembaran lo! Siapa ya namanya, gue lupa," lanjutnya lebih setelah mendapatkan pelototan heran dari Kelly. Siapa? Anya? Bagaimana Zen bisa tahu keberadaan Anya yang jauh dari jangkauan orang? Batin Kelly mulai berkecamuk.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

Aku Mati Kenapa Kalian Menangis?

“Nona… umurmu baru sembilan belas tahun, bukan? Kenapa matamu bisa buta?” “Entahlah…” jawab Senia pelan, tetap dengan kesabaran yang sama. “Aku sendiri tidak tahu pasti.” Alih-alih merasa cukup, Kila justru semakin berani. “Kalau begitu, saya akan memberi saran,” ucapnya pelan, tanpa berusaha menyembunyikan nada merendahkan.
10518 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Lenyap Bersama Kenangan

Lenyap Bersama Kenangan

Namun aku tahu, kelembutan itu bukan sepenuhnya untukku. Sudah ada orang lain yang mengisi hatinya. Dia berjalan ke arah jendela, menatap ke halaman belakang yang kosong. Keningnya sedikit berkerut dan bertanya, “Di mana pohon sakuranya? Aku ingat dulu ada pohon sakura di sana.” Aku ikut berdiri dan menjawab dengan tenang, “Waktu renovasi, pohonnya nggak sengaja ditebang tukang.”
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Gagal Cerai: Mengandung Benih CEO

Gagal Cerai: Mengandung Benih CEO

"Kenapa aku harus penasaran dengan hal itu? Itu tidak ada hubungannya denganku." "Kau yakin bicara seperti itu, Keina?" "Lalu apa yang harus ku katakan? Aku memang sama sekali tidak penasaran." ujar Keina sambil memalingkan wajahnya. "Lalu kenapa kau menghindari tatapanku sekarang Keina? Katakan dengan jujur Keina, kau merasa cemburu, bukan? Kau penasaran tentang wanita itu, bukan? Katakan!"
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 971 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
The Dark Life

The Dark Life

tanya Kenken dengan ekspresi wajah yang cemas. “Dan kenapa kau merahasiakan kebenaran dariku?” Rey balik bertanya pada Kenken dengan tatapan penuh kebencian. “Jawab dulu pertanyaanku! kenapa kalian nekat melawannya?” Bentak Kenken sambil mengulang pertanyaannya. “Karna aku sudah bosan di permainkan oleh orang brengsek macam Papamu!!” Seru Rey dengan kejam.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai iya kenapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status