Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Justru Keisha rela berkali-kali berkorban demi dirinya. Faktanya, Keisha bukanlah butiran debu biasa di tengah keramaian. Dia adalah berlian yang berkilau terang, hanya saja rela meredupkan sinarnya demi dirinya. Presley membalikkan lembar demi lembar berkas, bahkan jemarinya bergetar halus. Keisha yang begitu indah, begitu bersinar, seharusnya bisa memiliki masa depan gemilang, tetapi tiga tahunnya malah terbuang sia-sia karena dirinya.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Baru kali ini ia benar-benar merasa insecure mendekati laki-laki. "Aku pernah nemu satu quotes, katanya 'sekuat apapun menyangkal, jodohmu adalah cerminan dirimu. Jika ingin yang baik, maka perbaikilah dirimu. Karena sejatinya, Tuhan itu maha adil, ia tidak akan membalas permata dengan krikil' jadi ... kalau kamu emang bener-bener cinta sama dia, berjuang, kalau dia spek pangeran surga, kamu berjuangnya jalur langit aja, biar diaminin sama malaikat."
1046.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Malam di Rumah Tanpa Nama

Malam di Rumah Tanpa Nama

Hanya ketukan pelan. Tok… tok… tok… Dita merinding. Jari-jarinya gemetar saat ia menyentuh pecahan kaca itu. Sejenak, suara dunia nyata menghilang. Ia seakan tersedot ke dalam cermin, dan kini bisa mendengar suara Siska. "Tolong… dia belum selesai… dia akan keluar… buang cerminnya sebelum terlambat..." Dita tersentak mundur, napasnya memburu. Cermin itu—benda ini adalah pintu.
818 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

katanya perlahan, “aku dulu berpikir kota ini kutukan. Semua kenangan yang buruk terjadi di sini. Tapi sekarang, aku rasa kota ini cuma… cermin.” “Cermin?” “Ya. Ia memantulkan siapa kita sebenarnya, bahkan ketika kita tak suka pada bayangannya.” “Dan kau melihat siapa sekarang?” “Seseorang yang masih belajar menatap tanpa lari.” Kian tak menjawab. Ia hanya menatapnya lama, seolah kata-kata itu cukup untuk menenangkan segalanya. Hujan rintik-rintik mulai turun lagi, tipis, seperti rahmat kecil dari langit.
10995 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

tanya Laila yang melihat keterdiaman sang Nona "Cermin" Laila segera memberikan cermin yang di minta oleh Aila. Begitu sudah berada di tangannya, segera dia raba wajahnya dan melakukan berbagai ekspresi konyol. Begitu menyadari wajah itu adalah dirinya, Aila berteriak dan melepaskan genggamannya pada cermin yang dia pegang hingga pecah. 'Itu aku? Tapi bagaimana bisa? Wajahnya begitu berbeda dengan ku? Apa yang sebenarnya terjadi?' batin Aila bertanya-tanya
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Siap paduka, kami tidak akan membongkar identitas kita apapun yang terjadi” “Bawalah mutiara ini untuk mempermudah tugas kalian. Mutiara ini akan menghitam jika kalian akan menghadapi bahaya, segera menghindarlah jika mutiara mulai menghitam dan mutiara akan kembali berwarna putih setelah kalian aman”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

Catatan ini menuliskan bahwa setiap kali cermin itu muncul, seseorang akan kehilangan akal sehat atau berakhir dengan kematian misterius. “Lihat ini, Lana,” kata Farah sambil menunjuk salah satu kalimat yang hampir pudar di halaman kuno itu. “Cermin ini sering dianggap sebagai ‘Cermin Pengorbanan’. Setiap kemunculannya membawa bencana, dan orang yang terlalu lama menatapnya... katanya akan merasa tertarik masuk ke dalam bayangannya sendiri, seolah – olah cermin itu memanggil jiwa mereka.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

Cermin itu tampak berbeda dari biasanya; permukaannya berkilau, tapi terasa dalam dan menakutkan, seolah-olah cermin itu adalah pintu ke dunia lain. “Masuklah ke dalam cermin ini. Hanya ini jalan menuju dunia mereka. Kalian harus bertahan… dan jangan pernah menoleh ke belakang, apapun yang kalian dengar,” ujar Dukun Ratna dengan tegas.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai jadilah seperti cermin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status