Dokter Sakti Penguasa Dunia
Neva menyeka air mata di sudut mata, lalu berkata dengan dingin, "Dullah, terima kasih atas semua yang telah kamu lakukan. Sayangnya, aku nggak pantas menerima semua ini."
"Kenapa?" Dullah masih tak mengerti.
Neva menjawab, "Sebagus apa pun sebuah cermin, ketika sudah pecah, nggak mungkin bisa kembali seperti semula. Sama seperti kita. Cermin yang retak sulit untuk bersatu kembali. Kamu paham?"
"Aku nggak paham," sahut Dullah dengan keras kepala. "Selama bisa membuatmu berubah pikiran, aku rela melakukan apa saja."