Tawanan Hasrat Raja Lingga
Ia hanya mengangguk, satu kali, seolah menghormati pilihan yang akhirnya berdiri tegak.
Zhiya melangkah maju.
Saat telapak kakinya menyentuh air Sungai Bayangan, tidak ada rasa tenggelam. Air itu padat seperti kaca cair, dinginnya menjalar hingga ke tulang, lalu berhenti—memberinya jalan. Riak meluas, dan bayangan di permukaannya terbelah: Aetheria memudar perlahan, bukan menghilang, melainkan tersimpan jauh, seperti kenangan yang dikunci dengan hati-hati.
인기 회차