Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir
“Cepat. Ke SMA Nusantara, aula perpisahan. Berapapun biayanya, aku bayar.”
Sopir itu sempat terkejut, tapi melihat tatapan tajam Michael, ia langsung menyalakan mesin. Mobil melaju menembus jalanan Jakarta yang padat.
Michael menatap arlojinya dengan gelisah. “Tolong lebih cepat,” ucapnya tegas.
“Pak, jalanan agak macet. Kalau mau cepat, saya bisa ambil jalur alternatif, tapi—”
“Ambil saja! Jangan tanya-tanya lagi.”