Kutukan Perjaka Tua
Kalau aku, boro-boro menikmati musik jedag-jedug seperti ini, mendengar suara sound system orang hajatan saja sudah jantungan.
"Yo, lo nggak lagi ngerjain gue, kan?" Aku baru ingat kalau Tio suka kurang waras. Jadi tingkat bercandanya terkadang kelewat batas. Buktinya, sejauh mataku memandang sampai juling, tetap tidak melihat Acha.
"Yo, kita—"