JANGAN NGAKU CANTIK
timpalnya, ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Mimpi buruk, emang mimpi buruk yang kaya gimana bebeb? Cerita dong aku juga pengen tahu, tapi itu kan cuma mimpi bunga tidur lagian gak akan lah jadi kenyataan apalagi mimpi siang bolong begini, jangan ngawur kamu bebeb masih ngigau ya? Ha-ha-ha." celotehnya, ia tertawa mendengar kata-kata Martin yang dianggapnya hanya racauan belaka. "Ya udah kamu cerita kalo mau cerita apa mimpi burukmu itu aku dengerin, kalo gak aku mau ke atas udah siang nih bentar lagi anak-anak pulang sekolah." ia membereskan rambut dan bajunya.
"Sekarang udah siang nanti saja aku ceritanya, ayo kita ke atas kasian anak-anak kalo pulang sekolah belom lihat mamihny