Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Sang Majikan Tampan

Godaan Sang Majikan Tampan

Mengsedih sekali. Bunga tahu resiko dari kebohongannya, tetapi rasanya ini yang terbaik. Bunga harus mundur, kalau terus dilanjutkan dia takut akan lebih terluka karena berharap kepada hal yang tidak mungkin bisa digapainya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

"Tidak ada bunga bank di kebun." Bersambung ….
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

jawabku dengan penuh senyum. "Sudah jangan petik ini lagi, bunga - bunga akan lebih cantik dan hidup jika kamu tidak memetiknya, lihatlah itu ada tulisan dilarang memetik bunga!" ucapku sambil menunjuk papan kayu bertulisakan larang memetik bunga lengkap dengan gambar tangan memetik bunga yang di coret. "Iya, apapun perintahmu Azalea!" ucapnya kepadaku dengan tatapan romantis.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Suami dan Sahabatku

Pembalasan untuk Suami dan Sahabatku

Takut untuk membuka hatinya lagi, takut untuk melangkah maju dan meninggalkan semua kenangan yang pernah menjadi bagian dari hidupnya. Esok paginya, Olivia pergi ke toko bunga Daniel untuk mengembalikan bunga matahari yang sudah mulai layu. “Bunga ini sudah waktunya diganti,” katanya sambil tersenyum kecil. Daniel tertawa, mengambil bunga itu dari tangannya. “Kau tahu, Olivia, bunga yang layu itu bukan akhir. Itu hanya awal untuk sesuatu yang baru.” Olivia tertegun mendengar kata-kata itu. Daniel, dengan caranya yang sederhana, telah mengingatkannya bahwa hidup terus berjalan, dan terkadang, sesuatu yang baru bisa tumbuh dari apa yang hilang.
11.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Posesif Alvino

Posesif Alvino

Arya mengangguk, lalu berjongkok disamping Kenzo," bunganya mana?" Kenzo menunjukan dengan ekor matanya. "Wah ternyata goblok nya melawan hukum alam," ucap Arya melihat bunga yang di tunjukan Kenzo hanya bunga mawar tidak dengan tangkainya. Ingat! Hanya bunganya saja. Mana bisa tumbuh? "Daripada bego gue melewati batas maksimum. Gue pamit ke kelas duluan Ken. Mending bunga mawarnya lo pakai buat mandi kembang tujuh rupa."
9.76.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

Usul Flora. "Kamu mau menanam bunga, yang?" "Iya, kenapa? Biar lebih indah aja gitu, Mas." "Gapapa, tapi Mas nyuruh orang aja ya? Mas gak kamu kecapean." "Lho, cuma nanam bunga." "Sshhttt, Mas gak mau beresiko untuk kamu nantinya. Jika kamu hamil, itu akan berbahaya nantinya." Ucap Abian membuat kening Flora mengernyit.
9.7493.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.2K kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

"Kamu nggak mau? Kamu nggak mau, tapi lihat dulu si tengil Reza ini, dia mau atau nggak!" ... Suasana di dalam kamar rawat begitu ramai dan hangat. Sementara itu, di luar pintu, Aris menatap buket bunga di tangannya. Pada akhirnya, dia kehilangan keberanian untuk melangkah masuk. Dia pun membuang bunga itu ke tempat sampah di sampingnya, lalu mencuri pandang ke arah Rania untuk terakhir kalinya. Gadis itu terlihat sangat bahagia. Dia telah menemukan kebahagiaan yang baru.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

"Bunga matahari kalau sudah dipotong dan keluar dari air terlalu lama akan sulit segar kembali seperti semula. Kalau dibuat rangkaian meja, hasilnya tidak akan maksimal." "Oh, begitu ya?" Rey menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Ya sudah, kalau memang nggak bisa diperbaiki, gimana kalau... aku pesan yang baru saja? Tapi kali ini bukan buat orang lain. Buat ditaruh di ruang tamu rumahku sendiri. Kamu yang pilihkan bunganya ya, Can? Apa saja yang menurutmu paling melambangkan 'awal yang baru'."
10568 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Ada banyak bunga berharga di rumah bunga itu, semua jenis mawar, dan beberapa bunga lainnya. Dia melihat sekeliling. Sesekali dia mengulurkan tangan menyentuh bunga-bunga itu, dan dia seperti enggan melepaskannya. Rendra berkata, “Kalau kamu suka, potong beberapa dan taruh di kamar.” Lirea mengangguk lalu bertanya, “Bolehkah?” “Misi bunga adalah tetap berada di dalam vas. Kalau kamu tidak memotongnya, mereka akan layu begitu saja.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Nikah Tanpa Undangan

Nikah Tanpa Undangan

Walau terlihat sederhana namun momentnya sangat sakral, bahkan masih terniang hingga detik ini. Akan tetapi sangat disayangkan, tak ada keindahan yang abadi, semuanya akan layu dan punah satu persatu. Bagaikan bunga didalam vas selalu diganti dengan yang baru apabila yang lama telah usang. Demikian pula ada rumah tangganya, dia tergantikan oleh bunga baru yang lebih sakitnya adalah bunga baru itu masih berstatus sebagai sahabatnya sendiri.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai jangan sampai ada bunga yang baru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status