Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Yang Sempurna

Pernikahan Yang Sempurna

Tepat di waktu subuh, Hana terjaga dan merasakan seluruh tubuhnya pegal dan remuk. Nyeri yang hebat lagi mengilukan dapat ia rasakan dari bagian bawah perutnya. Hana berusaha bangun dan bersandar ke kepala ranjang. Kedua tangannya masih terikat dengan dasi. Hana mencoba melepasnya tapi terus gagal. Ia pun menggigit simpul tersebut dan berusaha keras menariknya hingga lepas.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Simpananku itu Ternyata Tuan Terhormat

Simpananku itu Ternyata Tuan Terhormat

Alea membuka matanya perlahan. Dia merasa seolah telah melakukan aktivitas yang sangat berat dan melelahkan semalam. Seluruh tubuhnya terasa remuk. Bahkan untuk bangun saja, dia merasa cukup kesulitan. Alea memegang kepalanya yang masih sedikit pusing. Dia mengerjapkan matanya perlahan dan menyadari bahwa dia tidak bisa bangun bukan hanya karena tubuhnya terasa remuk, tetapi juga karena sebuah tangan kekar berada di atas perutnya.
971 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Dia menyipitkan mata kala memandangku yang tengah berdiri di samping tempat tidur. “Semalaman kepalaku sakit. Mual juga. Subuh aku muntah dua kali. Kenapa, ya?” Dinda bangun dan terduduk di atas kasur. Tangan kanannya memegang pelipis, menandakan bahwa kepalanya masih terasa sakit.
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 814 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Beautiful Pain

Beautiful Pain

Kallion terbangun di ruangan yang asing baginya, pria itu mengubah posisi berbaringnya menjadi duduk dengan kaki yang menginjak lantai. Rasa sakit mulai menghantam kepalanya. Efek dari sisa mabuk semalam masih tersisa sampai pagi ini. Saat ia mengangkat tangannya hendak memegang keningnya, pria itu menemukan tangannya sudah terbalut. Alis pria itu bertaut, siapa yang mengobati tangannya?
1040.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Pukul sembilan pagi Izumi terbangun dari tidurnya. Pemuda itu menggeliat pelan lalu menyibak selimut yang membungkus tubuhnya semalaman. Ketika beranjak dari tempat tidurnya, rasa pening mendadak menyerang kepala Izumi, membuat pemuda itu kembali duduk di atas kasurnya. Izumi memijit keningnya perlahan, setidaknya untuk mengurangi rasa pusingnya. Tidak biasanya dia merasa pusing seperti ini ketika baru bangun tidur. Apa karena aku tertidur terlalu lama? pikir Izumi.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
BENIH PRESDIR LUMPUH

BENIH PRESDIR LUMPUH

Nessa kesulitan untuk tidur. Keesokan paginya, matahari belum sepenuhnya terbit. Cahaya samar menyusup dari celah gorden. Nessa masih setengah tertidur di ranjang, tubuhnya menggeliat pelan sambil menarik selimut ke bahu tetapi terasa berat. Nessa terdiam, langsung membuka mata lebar-lebar saat merasakan sesuatu. Sebuah tangan melingkar tiba-tiba di pinggangnya.
1030.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Pria Miskin dan Jin Genit

Pria Miskin dan Jin Genit

“Bukan gini cara membangunkan orang. Kenapa juga kamu malah ga pake baju lagi. Bukannya semalam kamu udah pake baju?” “Maaf Mas, habis disini panas, gerah, ya udah aku buka baju aja, enak, adem. Terus cara ngebanguninnya gimana Mas?” “Kamu cukup bilang, Mas bangun. Itu aja cukup” “Oke Mas. Maaf aku ga tau Mas. Ih aku ngebangunin satu orang tapi yang bangun malah berdua” “Cepet kamu turun dari badanku”
631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

Sinar matahari mulai mengganggu mataku hingga aku harus terpaksa bangun dari tidurku, tapi mengapa kepalaku sangat sakit? Ah sialan. Apa yang terjadi semalam? Aku mencoba untuk duduk sambil memijat kepalaku yang sedikit terasa sakit, tapi aku merasakan sakit juga diantara kedua pahaku. Aku bangkit dan terdiam sejenak untuk membuat diriku benar-benar sadar, tapi aku sungguh terkejut saat melihat tubuhku yang tidak memakai apapun dan disebelahku ada Pangeran pertama yang masih tertidur lelap yang juga setengah bertelanjang.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Istri Yang Kau Hina

Bangkitnya Istri Yang Kau Hina

serunya. Hmmm, drama pagi dimulai. "Bu, tanganku sakit, gimana aku mau ngerjainnya?" Perlahan aku bangun mataku mengedar tak kutemukan suamiku, kemana dia? "Cepetan bangun, pemalas!" Dia menarik selimutku. Aku segera bangkit dari pembaringan duduk menyamping. Bahkan aku sendiri kesulitan hendak mengikat rambutku. Ah, sudahlah ... kubiarkan aja.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

[Im Aerum’s POV] Rasanya baru saja aku menutup mataku, namun pagi datang terlalu cepat untukku yang masih menginginkan lelapnya tidur. Begitu aku terbangun dan duduk di tempat tidurku, aku langsung kesusahan menggerakkan tanganku. Oh, tidak. Bahkan sekujur badanku pun terasa kaku. Mungkinkah latihan kemarin malam terlalu menekanku?
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai tangan susah mengepal saat bangun tidur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status