Ry & Ruu
Mama tetap keras kepala mengajak mereka pindah.
Sekarang di sinilah mereka berada. Di apartemen mereka di Osaka, prefektur Osaka yang berjarak lima jam lebih dari Tokyo bila ditempuh menggunakan kereta. Sejak mereka tiba, Ry sudah mengurung diri di kamarnya.. Dia tidak menangis tidak juga memprotes. Sepanjang perjalanan yang ditempuh lebih dari enam jam –mereka menggunakan mobil– Ry hanya diam saja. Tatapannya kosong, mulut terkunci rapat, tak ada satu patah kata pun yang keluar dari mulutnya. Begitu tiba di apartemen, dia langsung masuk ke dalam kamar dan terus diam di sana. Dia juga tidak tidur, meskipun jarum jam semakin merangkak naik.
Hot Chapters