Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta

Sudah sejak lama bahwa reseptor hewan yang masih kerabat dekatnya srigala itu menjadi kawan polisi dalam mencari jejak pembunuhan ataupun kasus apapun. “Kita ke tempat kejadian perkara. Pastikan agar tempat steril, sehingga doggy titak kedulitan melacak pelarian mereka.” Mereka bergegas. Sebelum benar-benar pergi, Ilham menilik Tias yang masih tertidur pulas. Lelaki itu mencium kening wanita itu, kemudian keluar dari kamar itu dan menutupnya. Ilham meraih jaket yang ada di gantungan baju. Mereka berempat satu mobil milik Mario. Mobil itu di desain untuk melakukan pengejaran penjahat, jadi mobil itu di desain anti peluru dan dengan kecepatan di atas mobil pasaran.
9.730.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 984 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Baunya seperti daging busuk bercampur dengan bau binatang buas, membuat seseorang secara naluriah mengerutkan kening. Lambert turun dari kuda, berjongkok di atas salju, dan mengulurkan tangan untuk menyibak lapisan salju tipis, memperlihatkan jejak kaki yang berantakan di bawahnya. Jejaknya dalam, menunjukkan bahwa serigala-serigala ini sangat lapar dan bahkan tidak memiliki kesabaran untuk menyembunyikan jejak mereka. Ia mendongak, ekspresinya serius: "Ada yang tidak beres."
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Ia memiliki seekor anjing di tengah hutan, yang bisa menemukan Giselle untuk membantunya menemukan pondok kecilnya di tengah hutan. Anjing itu mendusal terus padanya hingga membuat Giselle berjuang untuk bangun. Giselle berusaha berdiri dengan kaki gemetar hebat. "Kau mau menunjukkan padaku jalannya?" tanya Giselle seolah hewan itu bisa mengerti bahasanya. Hewan itu berjalan di depannya dan Giselle mengikutinya, meskipun kadang ia merangkak bahkan menyeret kakinya yang terasa sangat-sangat sakit.
9.8110.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Atau mungkin… itu ditulis dari tempat yang tidak bisa kita lihat.” Jejak dalam Kalimat Dengan bantuan Anak Kalimat, Lena dan Kai mencari jejak-jejak semantik: sisa pola gaya penulisan, ritme tanda baca, kecenderungan metafora. Seperti pelacak aroma, mereka mencoba mengendus siapa penulis tak dikenal yang mulai menyusup ke dunia baru. Hingga mereka menemukan sebuah frasa misterius yang muncul di berbagai tempat:
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

Setelah hampir satu jam mencari, mereka tiba di sebuah lapangan luas yang berada di tengah kota. Di sana, mereka melihat sesuatu—jejak kaki. Mo Tian berjongkok, memperhatikan jejak itu dengan seksama. "Ini bukan jejak sembarangan," katanya. "Jejak ini tidak berdebu seperti tanah di sekelilingnya. Ini masih baru." Liu Qingxue ikut berjongkok di sampingnya. "Mungkinkah ini jejak Yan Luo?" Fang Zhi menyipitkan mata. "Mungkin. Tapi ke mana dia pergi?"
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
JEJAK RINDU YANG TERLARANG

JEJAK RINDU YANG TERLARANG

jawaban ambigu Adrian membuat Alya menyenggol kaki Luna di bawa meja. Luna tidak mau menebak kalau yang sedang dibicarakan Adrian adalah dirinya. Dia takut terlalu percaya diri dan berujung kecewa, tetapi jika ingat lagi kejadian pagi tadi, sedikit hatinya merasa bahwa orang yang sedang dibicarakan Adrian adalah dirinya. "Yah, sudah ada pawangnya ternyata." kekeh Mela menambahi. "Iya, pawang saya galak." kompor Adrian lagi membuat mereka terkikik geli. Rupanya bos baru mereka begitu humble dan humoris.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Kultivator Tangguh

Kultivator Tangguh

Ditengah perjalanan, dia menemukan seekor anjing yang menjijikan, seluruh tubuhnya korengan dan bau busuk menyengat hidung. Anjing itu sangat menderita sekali, jalannya terseok-seok jatuh bangun. Nampaknya hewan yang sangat menjijikan tersebut dalam keadaan sakit parah. Tinggal menunggu ajalnya menjemput. Dalam benak Aji Saka berpikir, apakah makhluk seperti anjing yang dimaksudkan oleh gurunya. Dalam batinnya dia berkata ; "Akhirnya aku menemukan juga makhluk yang lebih buruk dan lebih hina daripada diriku."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

GGGGGRRRRRRR GUKH GUKH GUKH BRAG BRAG BRAG Keempat orang yang lagi bercakap-cakap itu terhentak kaget, Serentak mereka berlari ke arah jendela, kemudian mengintip kearah luar jendela, terlihat dua ekor anjing sedang berdiri menggaruk-garuk pagar besi, dengan suaranya yang heboh, si pemilik terlihat kewalahan menenangkan peliharaannya, koh Along dan anaknya masing-masing memegang tali rantai anjing tersebut, Darto keluar mendekat, saat terlihat pemiliknya sudah bisa mengendalikan dan menenangkan anjing itu. “Maaf mas Darto, nih si Blaky ngganggu, nggak tahu kenapa … pagi ini kog giras kayak gini” ujar si koh Along, saat Darto sudah mendekat GRRR GRRRR
9.882.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

"Ane janji bakal sabar." Bersambung... Jogja, 4 Januari 2022 *** footnote Canis lupus familiaris: nama ilmiah untuk anjingg
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Presdir Arogan

Istri Kontrak Presdir Arogan

Sementara anjing di depannya mengeluarkan suara nyaris seperti desisan waspada. "Tidak. Jangan takut… aku akan mengobatimu," lirih Chiara mencoba membujuk anjing berjenis husky malamute itu. Akhirnya Chiara berhasil memegang kaki dengan luka menganga. Perlahan ia meneteskan obat merah, membuat anjing tersebut menegang hingga bergerak reflek. Beruntung Chiara masih mencengkeram kuat dengan tangan lainnya. Ia melilitkan perban dan merekatkan plester setelahnya. Tak berapa lama datang seorang ibu menghampiri anjing tadi. Chiara langsung berdiri.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai jejak anjing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status