Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Andaikan Kau Datang Kembali [Indonesia]

Andaikan Kau Datang Kembali [Indonesia]

BRAK Sampai pada akhirnya Julia pun dengan cepat turun dari mobil, mana kala nama lelaki yang sedang dekat dengannya itu keluar dari bibir sang ibu. Julia bertanya akibat rasa penasarannya yang tidak dapat ia bendung, atas cerita belum selesai milik Tyas semenit lalu, "Apaan, Ma? Apa ada hubungan sama Mas Idan? Mbok ya kalo cerita itu yang jelas kenapa to, Ma!"
106.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Dikejar Jodoh

Dikejar Jodoh

“Gue pikir lo bakal seneng begitu tahu berita ini.” Elena terkekeh mendengar kalimat yang terlontar dari bibir Diaz, seniornya ini seolah tahu apa yang ada di kepalanya. Sungguh, Diaz memang paham siapa dirinya. “Dikit,” jawabnya dan otomatis membuat Diaz ikut tersenyum.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Bukan Pilihan

Bukan Pilihan

"Thanks. Boleh, Nona. Kapan-kapan ya kalau Pak Ben mengijinkan." "Masa begini saja perlu ijin papa? Tidak seru ah." "Soalnya aku digaji oleh Pak Ben." "Iya sih, benar juga. Okelah, nanti aku tanyakan papa." Jack meringis. "Ada yang pernah bilang kalau kamu mirip John Cena?" tanya Diana. "Siapa itu?" Diana mengetik pencarian di browser handphone dan menunjukkannya pada Jack. "Aku tidak kenal," kata Jack cuek.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

Meja merespons. Lampu meredup. Udara terasa berat. Beberapa Penjaga Harmoni menutup telinga. “Pergi!” teriak seseorang. Namun yang lain… ragu. Di tengah kekacauan kecil itu, Dian berdiri. Ia menatap Jaka. “Aku capek,” katanya jujur. “Tapi kalau aku tinggal di sini… aku bukan aku lagi, ya?”
615 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

Dia hanya ingin bercerai, kenapa begitu sulit? Sepertinya rencana perjalanan berikutnya harus ditunda sementara. Dia menghela napas panjang, mengenakan kacamata hitam, dan kembali ke hotel untuk mulai berkemas. Keesokan harinya pukul sepuluh pagi, dia naik pesawat dan kembali ke Lintangjaya. Chacha sudah menunggunya cukup lama di bandara. Begitu melihat Jenny, dia langsung berseru kaget.
9.436.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Aku yang Kaya Bukan Dia

Aku yang Kaya Bukan Dia

Pengemudi di dalam membuka kaca mobil, tatapannya langsung memindai Siena. "Papa mau bicara." Siena memberikan ponselnya pada Raksa. "Saya sudah bertemu dengan Non Siena, Pak." "Dia baik-baik saja?" Suara di seberang sana terdengar khawatir. Raksa menatap ke arah Siena, wanita itu melotot ke arahnya memberi kode agar tidak mengatakan keadaannya sekarang. Jika Siena mengatakan dia baik-baik saja, pasti Raksa tidak mempercayainya. Biarlah lelaki itu berpikir yang tidak-tidak tentangnya, asal ayahnya jangan sampai mengetahui keadaannya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

"Kau akan kembali ke pulau itu lagi jika itu yang kau inginkan." "Kalau begitu, saat dirimu tidak ada di apartemen ini, apa aku boleh keluar?" tanya Luna lagi. Alis Jacob terangkat tinggi, tanpa berkata apapun ia meletakkan gelasnya kemudian berjalan menuju sebuah lemari dan membuka salah satu lacinya. Luna memperhatikan apa yang Jacob lakukan, tapi tak lama pria itu mendekatinya membuat ia refleks mundur.
9.9116.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Kuambil Dia yang Kau Sakiti

Kuambil Dia yang Kau Sakiti

Entah kenapa, rasa iba menyelusup di hatinya, perasaan yang selama ini jarang ia rasakan. "Cantik," gumamnya pelan, nyaris tanpa sadar. Wanita itu menatap dengan pandangan penuh tanya, tak mengerti maksud tindakan Dito. "Aku Dito. Aku bukan orang yang menculikmu. Justru aku menemukanmu di sini," ucapnya datar, terdengar meyakinkan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Tengah malam Juvena dengan gelisah berguling ke sana kemari. Terasa sesak di dada, dirinya sama sekali tak bisa terlelap. Saat itu, ponsel di atas mejanya menyala sekilas. Dia menggeser layar, ternyata akun familier itu lagi-lagi mengirimkan pesan. Isinya beberapa tangkapan layar percakapan tanpa foto profil, tulisannya seperti biasa penuh dengan rayuan ambigu.
35.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 953 kali sebagai jika dia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status