JODOH SEJAK DALAM KANDUNGAN
Ku gerakkan telapak tanganku beberapa kali tepat di depan wajahnya, seperti gerakan dadah, rupanya ia benaran pulas kembali.
Kupeluk tubuh suamiku, kini kami saling bertautan.
Terasa sangat nyaman, rasanya aku tak ingin lepaskan pelukan ini.
"Han, Hani bangunlah!"
Seseorang membisikan itu tepat di telingaku.
Sebenarnya aku mendengarnya, namun mataku enggan untuk membuka barang sedikit saja.
"Hani, ini sudah jam enam,"
Hah, sudah jam enam.
Hot Chapters