LOGIN'Terus pacar lo ...' Cia terkejut, Ferry bahkan tau bahwa Cia memiliki pacar, 'namanya Gevin kan.' "Iya ..." dia tak bisa mengelak. 'Anaknya Bernard? Lo serius pacaran sama dia?' Jika Cia berkata bahwa Gevin tau rahasiaya, pengacaranya itu pasti akan mengamuk, Cia harus mencari alasan. "Iya, gitulah." 'Lo tau, selain lo, dia punya pacar lebih dari 3?' Cia tau Gevin brengsek, tidak perlu di ragukan lagi. 'Putusin dia sekarang juga, nggak ada gunanya Cia. Ini bukan waktunya buat pacaran.' Cia tau itu, dia yang paling paham situasinya. "Gue ... nggak bisa." Dia sudah berjanji, memberi waktu 3 bulan pada Gevin. "3 bulan." 'Apa?' "Kasih waktu gue 3 bulan buat mutusin dia." Sekarang yang bisa dia lakukan hanya bertahan. Dia tidak boleh menyukai Gevin sedikitpun, walau bagaimanapun, Gevin adalah pria brengsek yang harus Cia hindari. Bagaimanapun caranya.
View More****** Dava sedang menuang air dingin saat dia tak sengaja melihat Cia dan Gevin sedang bercanda di ayunan bersama, Dava bahkan melihat Cia sempat tertawa dan keduanya mulai serius kembali. Entah kenapa, melihat Cia yang seperti itu, membuat Dava juga merasa senang. Walaupun ada rasa tidak rela, karena dirinya dan Cia baru dekat beberapa bulan terakhir, dan kini, Cia sudah harus menikah. Dava jadi tidak rela Cia harus menikah muda."Ngapain Dav!" Sean datang saat sedang mengobrol dengan Kevin di sofa ruang tengah, Sean merasa haus dan ke dapur untuk mengambil air minum, dia justru melihat Dava sedang melamun melihat ke luar jendela."Enggak, tuh liat mereka, gue jadi sedih aja!" Sean ikut melihat keluar, Gevin tengah bersandar pada bahu Cia. "Kok sedih, kan harusnya lo seneng?" Dava terkekeh pelan."Gue seneng kok." Sean semakin tidak mengerti, tapi dia tidak bertanya lebih lanjut. Karena melihat raut Dava yang tampaknya enggan untuk membahasnya juga. "Mereka mau di biarin
*****"Saya, akan menerima lamaran ini." Gevin hampir tidak percaya dengan apa yang di dengar nya. Cia menerima dirinya? Benarkah! Semua orang yang mendengar itu tampak senang dan bahagia. Terlebih Bernard dan Gevin sendiri. Radith tersenyum menatap putrinya yang duduk di sampingnya."Sebelum itu, saya akan memberikan beberapa syarat!" Radith angkat bicara. Gevin masih tidak percaya dengan semua ini, diapun terus tersenyum sambil mendengarkan ucapan calon Ayah mertuanya. "Yang pertama, setelah menikah, Cia akan tetap tinggal di rumah ini sampai dia lulus kuliah, dan Gevin harus ikut tinggal di rumah ini!" Cia terkejut, dia juga tidak tau jika Radith akan memberikan persyaratan seperti itu."Itu bukan masalah, benarkan Boy!" Bernard menatap Gevin sambil menepuk pundak nya. Lagi pula, Bernard tau Cia pintar, dia yakin lulus kuliah bisa lebih cepat. Gevin mengangguk setuju."Syarat yang kedua ..." Radit menatap Gevin dan Cia bergantian lalu menjawab dengan suara lugas."Saya tidak mau,
******"Siang Om, Tante." Sapa Cia sambil tersenyum ramah. Gevin bahkan tampaknya lupa cara mengedipkan matanya, hingga Kevin yang duduk di sebelahnya menepuk bahunya pelan, barulah Gevin tersadar."Itu Cia!?" Sean berbisik penuh penekanan. ini kali pertama Sean melihat Cia dengan balutan dress layaknya gadis seusianya, atau pada umumnya. Karena biasanya, Cia selalu memakai kaus atau jaket kulit dengan celana jeans. Sedangkan Gevin, ini kedua kalinya dia melihat Cia dengan dress. Pertama kali, Gevin bahkan tak ada niat sedikitpun untuk mendekati Cia, walau saat itu dia tertarik dengan body goals milik gadis itu. Tapi kebetulan Gevin sedang berpacaran dengan seorang model pada saat itu, jadi Gevin tidak tertarik juga untuk mendekat. Namun sekarang, Gevin yakin seratus persen, bahwa dulu dia bodoh. Dia sangat bodoh karena mengabaikan gadis secantik dan manis seperti Cia ini. Bernard tanpa sadar berdiri dan bersalaman dengan Cia. Tentu Cia kaget atas respon dari rekan bisn
******* Mobil mewah milik keluarga Knowles tampak memasuki halaman luas sebuah rumah besar. Tepat pukul 1 lebih 34 menit, rombongan dari keluarga Knowles sampai di kediaman keluarga Cia. Setelah mobil terparkir, tampak seorang wanita cantik keluar lebih dulu, diikuti seorang pria yang langsung berjalan disamping nya. Mereka adalah pasangan suami istri sekaligus orang tua dari Gevin Knowles, pemeran utama dalam acara penting hari ini. Setelah pasangan itu, Kevin keluar dari mobil lain bersama Sean. Benar sekali, Sean memang diminta untuk ikut datang oleh Bernard semalam. Lagi pula, Sean memang sudah di anggap seperti anak sendiri di keluarga itu. Jadi Sean memutuskan untuk ikut di saat acara yang akan di adakan hari itu."Loh, Gevin mana?" Sean bertanya saat dirinya sudah keluar dari mobil dan tak melihat Gevin yang seharusnya bersama kedua orang tua nya. "Ada, Vin!" panggil Bernard sambil menatap mobil yang didalam nya ada Gevin, mereka memang berngakt dengan mobil ya
****** Cia melangkah dengan malas ke arah kelasnya, tatapannya kosong. Seakan dia tidak berada dalam tubuhnya saat ini, dia merasa sedang dalam keadaan yang tidak harus berada di tempat itu. "Cia!" Sebuah panggilan mem
*****"Balik sama gue!" Cia menepis tangan Gevin yang mencekal pergelangan tangannya. Dia baru saja keluar dari kelas, dan ternyata Gevin sudah menunggunya."Lo nggak bosen gangguin gue!""Lo pacar gue sekarang, kalo lo lupa, Q
»»»» Radith tersenyum menyambut kedatangan relasi bisnisnya yang sudah membuat janji makan malam bersama keluarganya. Sepasang suami istri dan tiga anaknya datang secara bersamaan."Maaf kami terlambat!" Pria itu meny
»»»» Suara dari seberang telfon masih terdengar. Namun, Cia sudah ingin mengakhiri panggilan itu. Ceramah panjang dari Ferry sudah dia dengar semenjak kemarin, Cia sangat pusing mendengarnya. "Besok malem gua ada acara!" Ta












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews