Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan
Saat mobil sudah melaju stabil di jalan raya, Kiria bertanya dengan perasaan takut, "Bu Ro eh Ma, maksud Arya sarang ular tadi ... apa teman-teman Mama pecinta reptil?"
Rose kontan tertawa.
"Maksud Arya itu kiasan." Tatapan Rose berubah sendu. "Meskipun disebut teman, di antara mereka hampir tidak ada yang benar-benar berteman."
Rose menghela napas berat sebelum menceritakan kehidupan mengerikan para sosialita tersebut. Mereka berkumpul hanya untuk saling pamer, membuktikan diri lebih bari yang lainnya, baik dari segi penampilan, harta maupun prestasi anak. Tak jarang terjadi saling sindir dengan kata-kata sopan, tetapi sebenarnya menghinakan.
Hot Chapters