Pijatan Nikmat Sang CEO
Sekarang, melihat Arissa bersemangat dengan proyek sosialnya, membuatnya jauh lebih bahagia.
"Aku sangat kagum padamu," kata Nathaniel tulus. "Dulu aku mengira kesuksesan hanya diukur dari jumlah nol di rekening bank atau seberapa banyak perusahaan yang berhasil diakuisisi. Tapi kau mengajariku bahwa memberi dampak pada kehidupan orang lain jauh lebih berarti."
"Dan kau mengajariku tentang keteguhan," balas Arissa, tangannya meraih tangan Nathaniel di atas meja. "Aku selalu mengagumimu karena itu, kau tahu. Bahkan saat aku membencimu dulu."