Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku
ujarnya, lantas mendaratkan bibirnya di keningku.
"Ini jus sayurnya, diminum dulu, ya?"
"Siap, Mas. Makasih, ya. Pasti enak, deh."
Kunikmati perlahan jus sayur ini, sambil beberapa saat menahan di dalam mulut, supaya bertemu air liur terlebih dahulu sebelum masuk ke lambung.
"Hmm … segarnya. Ini tadi apa saja, kok manis, Mas?"
"Wortel, bengkoang, labu siam, ditambah sesendok cinta, dan sesendok kasih sayang. Ditambah lagi, minumnya sambil lihatin Mas, jadi makin manis, kan?"
Bab Populer