Mayat di Atas Ranjang
Fionalirik mata hati iis dahlialirik lagu iis dahlia bagai ranting yang keringlirik lagu dahlialirik lagu iis dahlia mengapa
“Aku melihat diriku ada padamu.”
“Apa maksudmu, Kandita?”
“Kita menyukai hal yang sama, Dirga, kita memiliki rasa haus yang sama. Kamu dan aku, kita berdua haus akan darah. Dan tidak ada darah yang paling manis selain dari yang menetes karena sebuah dendam.”
Ucapan Kandita membuat Dirga bergidik. Dia lalu bangkit, memakai kembali pakaiannya. “Aku masih belum selesai dengan dendamku, Kandita.”
Beliebte Kapitel