Kembalinya Sang Raja Naga
Deretan toko dan kios menjajakan berbagai barang, mulai dari perhiasan, pakaian, hingga senjata.
“Lihat itu,” kata Lean sambil menunjuk sebuah kios yang menjual pedang berhiaskan permata. “Barang seperti itu pasti sangat mahal.”
Darrel mengangguk. “Tapi kelihatannya tidak praktis untuk bertarung. Hanya cocok untuk dipamerkan.”
Mereka terus berjalan, menikmati hiruk-pikuk pasar. Seorang pedagang memanggil mereka, menawarkan roti panggang yang baru keluar dari tungku panggangan.