Warisan Artefak Kuno
Diam-diam ada kilatan cahaya senang di matanya.
Rong Guo terus berlutut, tidak mengangkat kepala. Dia menantikan jawaban dari orang tua gagah itu, yang keputusannya akan mengubah jalan hidupnya.
Tak lama berpikir, pria itu akhirnya menghela nafas dalam-dalam, lalu berkata, “Baiklah, aku mengijinkanmu untuk mengikuti aku, kemanapun aku pergi. Namun, perlu kamu ketahui. Hubungan kita adalah hubungan antara dua orang yang berbeda, tidak ada hubungan antara guru dan murid. Adapundemikian, jika kamu ingin menganggapku sebagai tuanmu, aku tidak keberatan. Tapi aku tidak menganggapmu sebagai kacungku. Apakah kamu mengerti?”
Hot Chapters