Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hanya Sebatas Ibu Susu

Hanya Sebatas Ibu Susu

“Boleh. Aku gak terlalu sering makan di tempat seperti ini, jadi bingung.” “Kalau gitu, kita coba sop jamur dan fettuccine carbonara, ya? Minumnya teh lemon hangat untuk kamu?” Rania mengangguk, tersenyum. “Kayaknya enak.” Ben memesan pada pelayan yang kembali mendekat. Setelahnya, suasana jadi sedikit lebih cair. Obrolan mereka mulai mengalir.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

Mengambil sesuatu dari sana, yang ternyata adalah sebuah biskuit ukuran sekali gigit. “Ini makanlah,” kata Daxon menawarkan camilan tersebut kepada Lizzie diantara jemarinya. Lizzie mengambilnya dengan hati-hati dan melahapnya. Sedikit menjilat jemari Daxon yang hanya dibalas dengan elusan di kepalanya lagi.
89.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Dunia Tak Berputar Pada Satu Orang Saja

Tak lama setelah Ethan pergi, Sylvia memperbarui status di Twitter. [ Cuma iseng bilang ingin makan panekuk, keesokan paginya langsung muncul di depan mata. Terima kasih atas kasih sayangmu yang begitu terang-terangan, makanya aku nggak segan-segan memamerkannya. ] Foto yang diunggahnya adalah panekuk sirup maple yang persis sama dengan yang ada di meja makanku.
48.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
LOVE BITE : SLEEPING VAMPIRE (INDONESIA)

LOVE BITE : SLEEPING VAMPIRE (INDONESIA)

Pipinya menggembung seperti hamster karena kelebihan muatan makanan. "Hahaha. Makan itu dikunyah, terus ditelan dulu, baru ngomong. Dasar!" tawa Demian sambil mengusap lembut puncak kepala Acasha. Merasakan sentuhan tak biasa dari Demian, Acasha sontak membeku. Ia langsung menyoroti Demian dengan tatapan syok, tak percaya.
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
Just Need A Baby

Just Need A Baby

Dia berjalan mendekati Aruna dan menyimpan sebuah kresek berwarna putih di atas meja. "Sudah. Barangku cuma sedikit kok. Jadi gak lama," jawab Aruna. Dia lalu memperhatikan Arkan yang mengeluarkan isi kresek putih tersebut. Ternyata, Arkan membeli makanan dan minuman. "Ini. Makanlah." Arkan menyerahkan satu buah burger ke arah Aruna yang langsung Aruna terima tanpa penolakan lebih dulu. "Terima kasih," ucap Aruna sebelum mulai menyantap burger tersebut.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Alex ingin merasakan rambutnya yang basah itu di kedua tangannya dan membuatnya semakin berantakan sambil membabi buta menciumnya…. “Kau sudah lapar?” tanyanya lagi, suaranya sudah terkontrol. “Hmm sedikit..” jawabnya sedikit gugup masih mengunyah beberapa snack rasa keju itu di mulutnya sambil menghilangkan pikiran aneh di kepalanya. “Yakin? Mulutmu saja sudah penuh dengan Doritos, dan bungkusan besar itu kau habiskan sendirian.” Alex mengunyah dengan cepat sampai semuanya turun ke dalam usus besarnya dan baru menjawab “Ya, sebenarnya aku sudah lapar.”
84.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Hanya ada mie instan saja yang katanya buat cadangan jika malam lapar. "Pesan saja. Gampang." Alan membalas dengan santai seraya mengeluarkan ponselnya. Karina berkacak pinggang, namun tetap mengambil ponsel milik Alan untuk memesan makanan. Biarlah nanti Alan yang membayar semuanya.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
I Know What You Eat

I Know What You Eat

BUKK! “HEY! Jangan berdiri di tengah jalan, dong!” seorang pria tidak sengaja menyenggol tangan Ken karena tubuh tinggi Ken mematung di tengah trotoar menatap tajam setiap detail restauran pasta itu beserta kenangannya. “Roti.. Selada.. Jus Alpukat.. yang udah dimakan lima jam lalu,” ucap Ken dalam hati. Sentuhan tak disengaja itu secara langsung mengaktifkan kemampuan Ken untuk kesekian kalinya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
ONLY YOU

ONLY YOU

Meng Qi mengabaikan Wei dan berusaha menopangnya, tubuh Wei yang berotot serta tinggi badan yang mempunyai selisih cukup jauh darinya membuat Meng Qi sangat kesulitan. "Uhh? Permen manis?" gumam Wei manja sambil menyentuh bibir Meng Qi terlihat mirip buah Ceri yang tampak segar. Meng Qi terkejut, Wei yang tiba-tiba mencium bibirnya penuh dengan nafsu, sehingga Meng Qi terdiam dan kehilangan kendali mereka pun terjatuh secara bersamaan. Namun Wei yang saat itu dalam pengaruh alkohol, ia hanya fokus memainkan bibirnya dengan penuh gairah, Sementara Meng Qi yang begitu menjaga Wei, Ia mengorbankan tangannya sehingga ia mengalami luka dan cedera yang cukup parah.
92.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

mamak pergi tanpa mengucap salam. Aku membuka kulkas masih ada ikan dan cumi kemarin yang tidak ku masak semua, sayur hanya ada kul saja, cepat ku goreng tahu dan tumis sayur kul, agar bapak cepat dapat mengisi perut. Sebenernya untuk di katakan sarapan sudah tidak pantas karena ini masuk jam 12 siang. Selesai juga tahu dan sayurnya, aku mengetuk pintu kamar memanggil bapak untuk makan keluar, tak ada jawaban dari bapak, aku mencoba membuka pintu masuk ke dalam ku lihat bapak tidur tubuhnya di tutupi selimut.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai just one bite
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status