Konten Marriage
"A-aku bilang jangan marah, kan? J-jadi begini, malam itu ... Mei, kamu ingat kan, ketika kamu jalan sama cowok lain?"
"Ho?" Bola mata Mei bergerak memandang langit. Dia mencoba mengingat. "Cowok lain? Cowok lain siapa--oh!" Sontak jari Mei bergeraknaik turun, ia memandnag Kevin. "Maksudku Kakak keponakanku yang baru datang dari Taiwan?"
"Iya itu," sahut Kevin, sambil menjentikkan jari.
"Kan sudah kubilang kalau dia sepupuku," celetuk Mei. "Jadi pacar hyperprotektive banget sih."